Kayong Utara post authorKiwi 28 Juli 2021

Lahan Bandara Sukadana Masih Divalidasi BPN

Photo of Lahan Bandara Sukadana Masih Divalidasi BPN Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, Erwan Wahyu Hidayat

 

SUKADANA, SP  - Dua lahan disiapkan sebagai lokasi pembangunan Bandara Sukadana, yakni Desa Simpang Tiga dan Desa Riam Berasap, Kecamatan Sukadana. Kedua lokasi tersebut hingga kini masih divalidasi Kantor Administrasi Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Kayong Utara.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, Erwan Wahyu Hidayat mengatakan, Kantor ATR/BPNmasih melakukan validasi terhadap beberapa lahan yang belum selesai dibebaskan. Kedua desa tersebut menurutnya, menerima dampak pembangunan bandara yang memiliki luas keseluruhan sekitar 189 hektare.

"Proses validasi tahap pertama untuk Desa Riam Berasap sebanyak 67 bidang dan ada sekitar 30 orang pemilik, dimana 1 orang memiliki beberapa bidang antara satu hingga lima bidang," ungkap Erwan kepada wartawan, Senin (26/7).

Sedangkan di Desa Simpang Tiga, kata Erwan, validasi tahap pertama dilakukan terhadap 70 bidang. Total yang harus divalidasi tahap pertama sebanyak 137 hektare.

“Untuk validasi tahap kedua masih ada sekitar 105 bidang lagi," imbuhnya.

Erwan menyampaikan, Bandara Sukadana nantinya bakal menjadi sebagai trigger (pemicu) peningkatan ekonomi Kayong Utara.

"Otomatis ketika bandara jadi, sektor-sektor ekonomi lainnya mengikuti, baik itu penginapan, tempat makan, minum, dan sebagainya," sebutnya.

Dia berharap, tahun 2021 ini penetapan lokasi (Penlok) Bandara di Riam Berasap, Kecamatan Sukadana oleh Kementerian Perhubungan bisa segera terealisasi.

"Jangka panjangnya dengan adanya aktivitas bandara, insyaallah aktivitas ekonomi masyarakat Kayong Utara, khususnya masyarakat sekitaran bandara pasti berdampak positif lah," tukasnya.(ble)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda