Ketapang post authorKiwi 02 Desember 2021

Ungkap Kasus Narkoba 101 Gram, Polisi Amankan Pasutri Asal Ketapang

Photo of Ungkap Kasus Narkoba 101 Gram, Polisi Amankan Pasutri Asal Ketapang Istimewa

KETAPANG, SP - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ketapang kembali mengungkap kasus tindak pidana narkoba di wilayah Kabupaten Ketapang. Kali ini sepasang suami istri (Pasutri) berinisial TO dan istrinya berinisial AD diamankan lantaran kedapatan menyimpan dan menerima pengiriman sejumlah narkoba dari Pontianak.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kasat Narkoba IPTU Anggiat Sihombing mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima pihaknya terkait
adanya sebuah paket barang yang dicurigai berisi narkoba yang dititipkan melalui travel dari Pontianak menuju ke Ketapang pada Jumat 26 November 2021.

“Dari informasi tersebut kita lakukan penyeilidikan, dan diketahui paket yang diduga narkoba akan dikirik ke alamat tujuan Jalan Gajah Mada Desa Kali Nilam Gg Nilam Lestari atau Komplek Perumahan Damara Residance dengan bertuliskan nomor Handphone yang diketahui nomor handphone tersebut adalah nomor dari tersangka AD," katanya Kamis (2/12).

Anggiat melanjutkan, setelah ditelusuri akhirnya pada Jumat 26 November 2021 sekitar pukul 12.30 WIB, tersangka AD menghubungi pengemudi travel untuk mengantarkan paket tersebut ke Gudang Bengkel Auto Car Care di Jalan Hos Cokroaminoto Kecamatan Delta Pawan untuk selanjutnya di ambil oleh seorang pengemudi Ojek Online.

"Petugas Satnarkoba yang sudah mengikuti paket tersebut langsung mengamankan paket tersebut dari pengemudi ojek online untuk dibawa ke Mapolres Ketapang," akunya.

Anggiat menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui berdasarkan alamat dan nomor handphone yang tertera di paket tersebut, pihaknya langsung melakukan pengembangan dilapangan dan berhasil mengamankan tersangka TO yang merupakan residivis kasus narkoba.

"Tersangka TO diamankan di rumah orang tuanya di Desa Sungai Awan Kecamatan Muara Pawan dimana di kamar rumah tersebut, petugas juga mengamankan satu buah alat hisap sabu atau bong yang masih berisi serbuk sabu dan sebuah timbangan digital," tuturnya.

Anggiat menjelaskan, usai mengamankan tersangka TO, pihaknya membawa tersangka ke alamat rumah yang tertera di paket pengiriman, yang mana di rumah tersebut pihaknya kembali mengamankan sebuah alat hisap sabu dan sebuah timbangan digital dan selanjutnya tersangka TO beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Ketapang.

"Ketika paket dibuka dengan disaksikan para saksi ditemukan satu amplop putih yang di dalamnya terdapat satu klip plastik besar berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu dengan berat 101 gram bruto, serta satu plastik transparan yang berisi 100 butir pil warna hijau yang diduga ekstasi," terangnya.

Anggiat mengaku, kalau pada awal penangkatan tersangka TO tidak mengakui bahwa paket kiriman dari Pontianak tersebut adalah kepunyaannya, namun setelah saksi pengemudi travel dan pengemudi ojek online menunjukan nomor handphone orang yang telah menghubungi mereka untuk mengantar paket tersebut merupakan nomor handphone nya, tersangka TO tidak dapat mengelak lagi.

"Atas keterangan tersangka TO, Petugas juga mengamankan istri nya yaitu tersangka AD di Kecamatan Pemahan Kabupaten Ketapang. Kini keduanya beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Ketapang. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat ( 1 ) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tukasnya. (Teo)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda