Ketapang post authorKiwi 11 Februari 2024

Polres Ketapang Tindak Pelaku Ilegal Mining di Kendawangan

Photo of Polres Ketapang Tindak Pelaku Ilegal Mining di Kendawangan

KETAPANG,SP - Kepolisian Resort (Polres) Ketapang berhasil melakukan penindakan terkait dugaan tindak pidana Ilegal Mining di Jalan Sungai Gantang, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kamis (8/2/2024) sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Wawan Darmawan mengatakan kalau pengungkapan dugaan tindak pidana Ilegal Mining berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas pengangkutan komiditi tambang berupa zircon yang berasal dari kegiatan pertambangan tanpa ijin.

"Dari informasi tersebut anggota melakukan penyelidikan, dan tepat di Jalan Sungai Gantang kemudian anggota menghentikan kendaraan jenis pick up merk Mitsubishi L300 yang dikendarai HA beserta empat orang yang bertugas sebagai pemuat diantaranya SH, EL, MI, EK," katanya, Sabtu (10/2/2024).

Setelah dihentikan, dan sang supir mengakui kalau pihaknya tidak dapat menunjukkan surat terkait dengan hasil komiditi tambang berupa zircon yang diangkutnya tersebut sebanyak 2.040 Kilogram, Wawan mengaku kalau pihaknya mengamankan sang supir beserta kempat pemuat lainnya.

"Kelimanya sudah kita amankan san statusnya sudah menjadi tersangka," tegasnya.

Wawan menambahkan, pihaknya juga turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Mitsubishi L300 dengan Nomor Polisi KH 8391 F warna hitam, 18 karung berisi zircon, 1 unit mesin robin, 2 potongan selang spiral warna biriu, 1 lembar terpal warna hijau, 1 set selang tembak, 1 buah selang warna hijau, 1 gulung selang gabang, 1 buah pipa paralon serta 1 buah sekop.
"Tersangka dipersangkakan dengan setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan mineral dan batubara sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang," tukasnya. (Teo)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda