Ketapang post authorKiwi 14 Oktober 2021

Monitoring Proyek Jalan Pelang Pematang Gadung, Komisi IV Minta Pelaksana Utamakan Kualitas

Photo of Monitoring Proyek Jalan Pelang Pematang Gadung, Komisi IV Minta Pelaksana Utamakan Kualitas Istimewa

KETAPANG, SP - Pekerjaan Pembangunan jalan Pelang Pematang Gadung sepanjang 6,5 kilometer di Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) baru mencapai 27 persen.

"Saat ini progres pengerjaan jalan sudah 27 persen, kami optimis per tanggal 20 Desember nanti sudah rampung 100 persen," ujar Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ketapang Lalu, Kamis (14/10).

Lalu menerangkan, kalau proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp19 miliar tersebut meliputi item pekerjaan timbunan, Lapis Pondasi Agregat kelas A (LPA) Lapis Pondasi Agregat Kelas B (LPB), bahu jalan beton Fc15 dan marka jalan.

"Harapan kita jalan ini dapat menghubungkan daerah yang terisolir dan meningkatkan keterbukaan ekonomi. Sehingga perekonomian masyarakat Pelang pematang Gadung kedepan bisa lebih meningkat," tuturnya.

Lalu mengaku, kalaupun terdapat sedikit kendala namun pelaksaan proyek tersebut masih berjalan.

"Kendalanya ada di titik-titik tertentu seperti tanah yang tidak stabil. Setelah ditimbun ternyata tetap masih goyang hingga kita kasih perlakuan lebih khusus lagi," terangnya.

Sementara itu, dari hasil monitoring Komisi IV DPRD Kabupaten Ketapang, proyek pekerjaan jalan tersebut sudah cukup baik. Komisi IV berharap seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai dengan target yang ditentukan.

"Hasil monitoring kali ini cukup memuaskan, pekerjaan sudah mencapai hampir 28 persen. Saya juga menekankan agar pekerjaannya bisa tepat waktu dan penggunaan material halus benar-benar diawasi agar hasilnya maksimal," tegas Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Ketapang Achmad Sholeh disela-sela monitoring lokasi.

Sholeh berharap, dengan pembukaan akses Jalan Pelang - Pematang Gadung ini, perekonomian masyarakat untuk 4 hingga 5 desa yang ada di sekitar jalan ini dapat semakin lancar.

"Untuk kontraktor harus lebih memacu pekerjaan dan tetap menomorsatukan kualitas. Apabila ada segmen-segmen jalan yang memang masih belum bisa diatasi dengan baik, harapan kami Dinas PU bisa memberikan struktur yang lebih memadai sehingga pekerjaan ini tidak mubazir," tukasnya. (Teo)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda