Ketapang post authorKiwi 17 November 2022

PN Gelar Sosialisasi Aplikasi e-BERPADU

Photo of PN Gelar Sosialisasi Aplikasi e-BERPADU PN Gelar Sosialisasi Aplikasi e-BERPADU

 

KETAPANG, SP - Pengadilan Negeri (PN) Ketapang menggelar Sosialisasi Aplikasi Elektronik Berkas Pidana Terpadu (e-BERPADU) sekaligus penandatangan perjanjian kerja sama aplikasi elektronik e-BERPADU bersama seluruh instansi aparatur penegak hukum di wilayah PN Ketapang, Kamis (17/11/2022) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PN Ketapang Ega Shaktiana, Kajari Ketapang Alamsyah, Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat dan Kalapas Ketapang Ali Imran serta tamu undangan aparatur penegak hukum lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua PN Ketapang, Ega Shaktiana menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan kerja sama yang baik dari instansi-instansi penegak hukum yang hadir, yang telah antusias dengan menugaskan masing-masing admin guna mengikuti acara yang penting ini.

Kegiatan Sosialisasi Aplikasi e-Berpadu ini diadakan dengan maksud agar semua peserta yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai Admin Aplikasi e-Berpadu pada instansi masing-masing dapat lebih memahami mengenai e-Berpadu tersebut, serta ruang lingkup layanan dan tata cara penggunaan aplikasi e-Berpadu, dengan tujuan agar setelah kegitan ini seluruh stakeholder terkait bisa memanfaatkan aplikasi e-Berpadu tersebut di dalam proses administrasi perkara pidana.

"Saya berharap, setelah selesai mengikuti kegiatan ini, para admin APH Aplikasi e-Berpadu dapat segera membuat akun user penyidik, penuntut umum, petugas rutan/LP di satker masing-masing," harapnya.

Kemudian juga mentransfer pengetahuannya kepada pengguna lainnya mengenai penggunaan aplikasi ini. Sehingga, manfaat dari hadirnya aplikasi ini betul-betul dapat dirasakan, baik bagi para aparatur penegak hukum maupun kepada masyarakat pencari keadilan.

Lanjut Ega Shaktiana mengatakan, Sebagai kelanjutan modernisasi administrasi peradilan, pada tahun 2022 Mahkamah Agung melakukan percepatan elektronisasi administrasi perkara pidana, dengan menciptakan inovasi pelayanan perkara pidana secara elektronik yaitu Aplikasi e-Berpadu atau elektronik Berkas Pidana Terpadu.

"Elektronik Berkas Pidana Terpadu (e-Berpadu) adalah Integrasi Berkas Pidana antar Penegak Hukum. Penegak Hukum yang dimaksud adalah Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Pemberantas Korupsi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," jelasnya.

Lanjutnya, selain itu, e-BERPADU merupakan bagian dari SPPT-TI, dan dibutuhkan untuk mendukung Sistem Informasi Pengadilan seperti halnya aplikasi ecourt, SIPP, direktori putusan, atau informasi perkara.

"Aplikasi e-Berpadu ini hadir untuk mewujudkan digitalisasi Administrasi Perkara Pidana dan memangkas prosedur panjang birokrasi sehingga tercipta efektivitas dan efisiensi layanan perkara pidana yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan," terangnya lagi.

"Saat ini, sejak tanggal 19 Agustus 2022, KMA meresmikan implementasi e-BERPADU utk 7 (tujuh) pilot project yaitu MS Aceh, PT Palembang, PT Jogjakarta, PT Kupang, PT Banjarmasin, PT Makasar dan PT Ambon, kemudian disusul Implementasi menggunakan MoU oleh 3 PT yaitu PT Padang, PT Bandung dan PT Banda Aceh. Dan ditetapkan target, sebelum ayam berkokok di fajar tahun 2023 semua pengadilan telah mengimplentasikan e-Berpadu," paparnya.

"Sekali lagi saya berharap, pengimplementasian aplikasi e-Berpadu yang terwujud dalam kesepahaman bersama ini, betul-betul kiranya dapat meningkatkan kinerja aparatur penegak hukum dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara," tukasnya. (Teo)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda