Ketapang post authorKiwi 18 September 2020 81

Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Air Upas, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Pendidikan yang Berkualitas

Photo of Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Air Upas, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Pendidikan yang Berkualitas Foto bersama usai pelantikan. Foto istimewa

KETAPANG, SP - Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH.,M.Sos menghadiri pelantikan pengurus Cabang PGRI Kecamatan Air Upas, Marau, Singkup serta sosialisasi belajar secara tatap muka dimasa pandemi Covid-19, di GOR Kecamatan Air Upas, pada Kamis (17/9).

Dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Drs. Jahilin, M.Pd
Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pendidikan Ketapang mengambil kebijakan BDR (Belajar Dari Rumah) dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di Kabupaten Ketapang di tengah Pandemi Covid-19, walaupun Ketapang menurut Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 sudah berada di Zona Kuning. Dengan alasan, keselamatan dan kesehatan harus lebih diutamakan.

Namun demikian, pemerintah tidak menutup diri jika ada orang tua yang mengizinkan anaknya untuk belajar secara tatap muka di sekolah dengan berbagai alasan dan pertimbangan orang tua murid. Pihak sekolah akan memberikan tugas-tugas di sekolah selama 2 hari perminggunya dan 2 jam perharinya. Selanjutnya, pihak sekolah akan meniadakan kegiatan ekstra kurikuler dan meniadakan aktivitas kantin di sekolah.

Sebagai tindakan preventif dari kemungkinan penularan dan penyebaran Covid-19, Bupati menegaskan, agar pihak sekolah harus sudah melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan sekolah dan harus telah menyiapkan fasilitas penunjang penerapan protokol kesehatan di masa pandemi, sebelum kegiatan belajar mengajar secara tatap muka diselenggarakan.

"Sekolah harus sudah menyiapkan aktivitas sekolah dengan protokol pencegahan Covid-19, seperti wajib pakai masker, menyiapkan tempat cuci tangan, jaga jarak minimal 1 meter, menyemprot ruangan dan tempat duduk sebelum dan sesudah belajar tatap muka diselenggarakan,” katanya.

Sedangkan untuk orang tua murid/wali yang belum mengizinkan anaknya untuk belajar secara tatap muka, pihak sekolah akan tetap memberikan penugasan dengan menggunakan metode Daring /Luring yaitu penugasan mandiri terstruktur dan terencana dari guru dengan pengawasan orang tua murid di rumah. Selanjutnya, Pemerintah Daerah akan merencanakan bantuan kepada guru yang berada di daerah yang belum memiliki jaringan internet atau sinyal representatif untuk penerapan Daring.

Dalam sesi pelantikan Pengurus PGRI Kecamatan Singkup, Marau dan Air Upas masa bakti 2020-2025 , Bupati berpesan agar para pengurus yang baru ini dapat menjalankan tugas dengan baik dan benar sesuai ADART, mampu memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas serta menjaga netralitas dan keadilan dalam bertugas.

"Saya berpesan, agar kepengurusan baru ini dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan benar sesuai ADART organisasi. Sebagai ASN, harus bisa menjaga netralitas dan adil dalam memberikan pelayanan pendidikan,” tukasnya. (Teo/PK)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda