Ketapang post authorKiwi 20 September 2020 101

Teladani Sifat Mulia Tokoh Agama, Masyarakat Diajak Ikuti Haul Jama

Photo of Teladani Sifat Mulia Tokoh Agama, Masyarakat Diajak Ikuti Haul Jama ist

KETAPANG, SP - Rabithah Alawiyah Ketapang bekerjasama dengan Majelis Taklim Ilmu wa Khair, Majelis Taklim Hayatul Qulub, Majelis Taklim FatimaAz Zahra, Majelis Sholawat Ahbabun Nabi, Majelis Sholawat Syahbabil Musthofa, Pemuda Assalam, Pemuda Alawiyin, Dakwah Islam Ketapang dan Karang Taruna Tuan-Tuan menggelar kegiatan Ziarah Agung dan Haul Jama yang digelar, Minggu (20/9).

Dalam kesempatan tersebut direncanakan akan dihadiri Sulthan Syarif Mahmud bin Sulthan Syarif Abu Bakar Algadri, SH bersama Al Habib Abu Bakar bin Abdul Qadir Mauladdawilah dr kota Malang Jawa Timur dan Al Habib Muhammad Fahmi bin Harun Al Muthahar dari kota Pontianak.

Pelaksanaan Haul Jama Habib Hasan bin Husin Bin Syahab, Habib Husin bin Muhammad al-Haddad dan Habib Abu Bakar bin Muhammad Alaydrus akan digelar dilapangan sepak bola Muhammad Zainuddin Kelurahan Tuan-Tuan Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Syarif Sabiq Al Idrus menjelaskan Haul atau yang sering disebut dengan memperingati hari wafat seseorang merupakan suatu kegiatan islami yang sudah berjalan secara turun temurun di indonesia.

Terlebih jika Haul atau peringatan tersebut adalah seorang tokoh atau figur yang memiliki ilmu, peran penting di masyarakat.

“Tujuan penyelenggaraan Haul adalah mentauladani sifat mulia dari tokoh agama yang dihaulkan tersebut,” katanya, Minggu pagi.

Ia melanjutkan, kegiatan ini juga dihadiri Sulthan Syarif Mahmud Melvin Al-Kadrie, Alhabib Fahmi Al-Muthohhar, AlHabib Abu Bakar Mauladdawilah dan Habaib-Habaib lainnya yang berada di Ketapang.

“Maka kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk menghadiri acara tersebut seraya mengharapkan keberkahan dari Shohibul Haul,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Haul Jama' Migdad Alwi Algadri, mengatakan berdasarkan biografi yg diambil dr dua referensi ilmiah yakni catatan Habib Muhammad bin Husin bin Muhammad al-Haddad dan buku dari sejarawan Belanda Herman Von Dewall menerangkan rangkaian singkat perjalanan dari para leluhur yang akan digelar Haul Jama'

"Habib Hasan bin Husin Bin Syahab adalah Ulama yang datang dari Sarawak Malaysia sekitar 200 tahun yang lampau dan pernah menjadi tokoh ulama dikalangan masyarakat di Kampoeng Tanah Moelja Nieuw Brussel (Succadana) tempo dulu. Habib Hasan bin Husin Bin Syahab bersama anggota keluarganya pindah menuju Tanah Matan membuka Kampoeng Sajjid (Kampung Sayid) yang kemudian hari berubah menjadi Desa Tuan - Tuan yang berdekatan dengan Keraton Kerajaan Matan sampai akhir hayatnya," terangnya.

Ia menambahkan, Habib Husin bin Muhammad al-Haddad adalah Ulama yang datang dari tanah Palembang sekitar 150 tahun yang lampau dan pernah menjadi tokoh dikalangan masyarakat Kampoeng Sajjid (sekarang Desa Tuan - Tuan) dan dimakamkan di pesisir pantai Bintang Musir Kelurahan Tuan - Tuan.

"Acara Haul Akbar yang dilakukan dimasa Pandemi ini diharapkan kepada para jamaah yang bergabung tentunya tetap menggunakan protokol kesehatan. Panitia Haul sdh menyediakan dua ribu masker n hand sanitizer yg akan dibagikan kpd para hadirin dan muhibbin haul," tuturnya. (Teo)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda