Ketapang post authorKiwi 20 November 2022

Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Bocah 4 Tahun Meninggal Dunia

Photo of Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Bocah 4 Tahun Meninggal Dunia Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Bocah 4 Tahun Meninggal Dunia

KETAPANG, SP - MF seorang bocah laki-laku berusia 4,7 tahun diduga menjadi korban penganiayaan hingga tewas. Kasus ini terungkap setelah orang tua kandung korban bersama kepala desa dan warga, curiga dengan luka lebam di sekujur tubuh korban saat akan di semayamkam.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kapolsek Matan Hilir Selatan IPDA Meinardus, mengatakan kalau kejadian terungkap setelah orang tua kandung korban DA (29) warga Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), menerima informasi bahwa anaknya telah meninggal dunia di rumah orang tua angkatnya di Kecamatan Singkup pada hari jumat (18/11/2022) malam.

"Korban MF ini sudah 9 bulan tinggal bersama orangtua angkatnya yakni SA dan DA di Kecamatan Singkup, pada Jumat kemarin ayah angkat korban menghubungi ayah kandung korban memberitahukan bahwa korban telah meninggal dunia," katanya.

Dia melanjutkan, mendapat kabar tersebut, orangtua kandung korban langsung menjemput jenazah di Kecamatan Singkup dan dibawa ke rumah nya di Kecamatan Matan Hilir Selatan. Saat akan di semayamkan dirumah duka, orangtua kandung korban bersama warga terkejut dengan kondisi tubuh jenazah korban yang penuh dengan luka lebam.

"Temuan ini langsung dilaporkan orang tua korban bersama kepala desa setempat ke Polsek Matan Hilir Selatan dan saat ini kami bersama Polsek Marau dan Satreskrim Polres Ketapang langsung melakukan penyelidikan dengan mengambil keterangan para saksi serta melakukan visum kepada jenazah korban," terangnya.

Dia menambahkan, kalau saat ini Polres Ketapang telah mengamankan ibu angkat korban yakni DA di Mapolres Ketapang untuk diperiksa secara intensif.

"Berdasarkan hasil visum luar, memang banyak ditemukan luka lebam di wajah dan tubuh korban yang diperkirakan akibat kekerasan fisik. Untuk ibu angkat nya sendiri saat ini sudah kita amankan untuk menjalani pemeriksaan, Kita masih mendalami kronologi peristiwa sebenarnya serta apakah ada unsur kesengajaan atau tidak, semuanya masih kita dalami dan nanti akan disampaikan lebih lanjut," tukasnya. (Teo)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda