KETAPANG, SP – Tokoh nasional asal Kalbar, Oesman Sapta Odang (OSO) tiba di Kabupaten Ketapang, Minggu (24/5).
Kedatangan OSO disambut langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, bersama Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir di Bandara Rahadi Osman Ketapang.
Kedatangan OSO berlangsung penuh keakraban dan disambut langsung jajaran Pemkab Ketapang. Kehadiran OSO juga menjadi perhatian masyarakat yang turut memadati area bandara untuk menyaksikan langsung kedatangan OSO.
Suasana penyambutan hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Alexander Wilyo bersama Jamhuri Amir terlihat mendampingi langsung OSO sejak tiba di bandara, hingga menuju agenda ramah tamah yang telah disiapkan Pemkab Ketapang.
Kunjungan OSO ke Ketapang selain untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan pemerintah daerah, juga disebut sebagai bagian dari perjalanan pulang kampung menuju Kabupaten Kayong Utara, daerah asalnya di Kalimantan Barat. Dari Ketapang menuju Kayong Utara dapat ditempuh sekitar dua jam perjalanan darat.
Sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh nasional asal Kalbar tersebut, Pemkab Ketapang menggelar acara ramah tamah yang dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Ketapang maupun Pemkab Kayong Utara.
Hadir pula unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat yang ingin bersilaturahmi langsung dengan OSO.
Dalam kesempatan tersebut, OSO menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kepemimpinan dan persatuan masyarakat di daerah.
Ia juga berpesan bahwa sudah seharusnya daerah dipimpin oleh orang daerah, tidak peduli dari golongan apapun.
“Saya yakin suatu daerah akan bisa maju dan berkembang. Apabila suatu pemimpin daerah bisa merangkul semua masyarakatnya, baik itu dari segi adat, budaya dan agama maka daerah tersebut akan tercipta kedamaian dan kemajuan,” ujar OSO.
Seorang pemimpin, lanjut OSO harus mampu menjadi pengayom bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan suku, agama maupun golongan tertentu.
“Pemimpin itu harus bisa merangkul semua golongan, semua suku, semua agama. Jangan ada pilih-pilih. Semua masyarakat harus diperlakukan sama, karena tugas pemimpin adalah menjadi pengayom dan pemersatu,” ujar OSO.
Mantan Ketua DPD RI itu juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dalam membangun daerah. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah sangat ditentukan oleh soliditas antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
“Saya minta Ketapang ini tetap kompak. Jangan sampai ada yang mengadu domba pemimpinnya atau memecah belah masyarakatnya. Daerah ini akan maju kalau pemimpinnya bersatu dan masyarakatnya juga menjaga persaudaraan,” tegasnya.
OSO menilai Kalbar memiliki kekuatan besar dalam keberagaman yang selama ini menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas daerah.
Karena itu, ia berharap semangat persatuan dan kebersamaan terus dijaga oleh seluruh masyarakat, khususnya di Ketapang dan Kayong Utara.
“Kita ini hidup dalam keberagaman. Justru itu yang membuat Kalbar kuat. Jangan pernah mau dipecah belah oleh perbedaan. Semua harus saling menghormati dan menjaga persatuan,” lanjutnya.
Diketahui, OSO merupakan salah satu tokoh nasional yang memiliki perjalanan panjang di dunia politik dan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 1999–2004 serta Ketua DPD RI periode 2014–2019.
Selain itu, ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis lainnya di tingkat nasional dan saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Momentum kunjungan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan silaturahmi antara tokoh nasional dan masyarakat daerah, sekaligus membawa semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.
Berkah untuk Ketapang
Bupati Ketapang Alexander Wilyo, mengapresiasi sosok tokoh nasional asal Kalbar OSO yang dinilainya tetap menunjukkan kepedulian besar terhadap daerah asalnya meski telah lama berkecimpung di tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan Alexander Wilyo saat acara ramah tamah menyambut kedatangan OSO.
Alex juga mengatakan selalu mendoakan OSO agar selalu diberikan kesehatan dan mohon dukungan dan bimbingan dalam melaksanakan tugas yang emban, agar dapat membuat Ketapang lebih baik dan maju.
Menurut Alexander, OSO merupakan salah satu figur nasional yang tidak pernah melupakan tanah kelahirannya di Kalbar.
Ia menilai, kebiasaan OSO yang selalu pulang kampung pada momen hari-hari besar menjadi contoh nyata kecintaan terhadap daerah dan masyarakat.
“Kedatangan beliau menjadi berkah kita semua yang ada di sini, kegiatan ini merupakan agenda beliau setiap tahun yang menyempatkan untuk pulang kampung di tanah Kayong ini, kami siap dan berharap arahan dan petunjuk beliau untuk Ketapang maju dan mandiri,” Alexander.
Ia mengatakan, kehadiran OSO di tengah masyarakat Kalbar juga selalu membawa semangat positif, terutama dalam mendorong pembangunan daerah dan memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Beliau selalu memberikan motivasi kepada masyarakat, kepada kepala daerah, agar terus membangun daerah masing-masing. Pesan beliau sangat jelas, bahwa kemajuan daerah harus dibangun bersama dengan kekompakan dan semangat persatuan,” katanya.
Alexander menambahkan, sosok OSO selama ini dikenal memiliki perhatian besar terhadap perkembangan Kalbar, termasuk daerah-daerah di pesisir selatan seperti Ketapang dan Kayong Utara. Karena itu, kedatangannya selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
“Beliau selalu memberi semangat kepada kami para kepala daerah untuk bekerja maksimal, menjaga persatuan masyarakat, dan terus menghadirkan pembangunan bagi daerah. Tentu ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi antara tokoh nasional dan daerah. Menurutnya, perhatian serta dukungan dari tokoh-tokoh asal Kalbar yang telah berhasil di tingkat nasional dapat menjadi energi positif dalam percepatan pembangunan daerah.
“Kami di daerah tentu sangat senang dan bangga ketika tokoh nasional asal Kalbar tetap menjaga hubungan dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Kehadiran beliau membawa semangat kebersamaan dan optimisme bagi masyarakat,” pungkas Alexander. (teo/jee).