Ketapang post authorKiwi 24 Juni 2024

Pemerintah Lanjutkan Bangun Jalan Ketapang-Pesaguan, Anggaran Inpres Jalan Daerah Diketuk Palu Agustus 2024

Photo of Pemerintah Lanjutkan Bangun Jalan Ketapang-Pesaguan, Anggaran Inpres Jalan Daerah Diketuk Palu Agustus 2024

Ketapang,SP - Pesaguan menjadi salah satu jalan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang mendapatkan bantuan dana Inpres Jalan Daerah (IJD). Jalan Provinsi tersebut akan dibantu penanganannya lewat anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.

Lewat intervensi pemerintah pusat tersebut diharapkan akan membantu penanganan ruas Ketapang hingga Kendawangan. Apalagi kerusakan jalan tersebut telah menggangu aktivitas sosial dan ekonomi, serta konektivitas dan kenyamanan perjalanan warga antar kabupaten dan kota.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalbar, Kementerian PUPR, Handiyana mengungkapkan untuk ruas Ketapang-Kendawangan dibagi menjadi dua segmen yakni pertama Ketapang-Pesaguan lalu Pesaguan-Kendawangan. Pada 2023 lalu pihaknya sudah menangani sepanjang 20 kilometer pada pertengahan ruas antara Kendawangan ke arah Pesaguan.

"Untuk 2023 anggaran yang kucurkan 58 miliar rupiah, penanganan tersebut mulai dari rehab minor, ganti kontruksi dan spot-spot," jelas Handiyana saat dihubungi pada Senin (24/6/2024).

Dirinya menjelaskan untuk sisa ruas jalan tersebut penanganannya akan kembali dilanjutkan sepanjang 25 kilometer pada tahun ini. Kucuran dana sebesar 59,5 miliar rupiah dianggarkan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD). Dengan anggaran itu diharapkan segmen Pesaguan-Kendawangan bisa teratasi pada 2024.

Akan tetapi menurut Handiyana hingga kini anggaran Inpres Jalan Daerah 2024 masih belum diketuk palu. Anggaran penanganan jalan tersebut sampai saat ini masih berproses di Kementrian Keuangan. Pihaknya memastikan akan langsung melaksanakan jika anggaran tersebut telah diketuk palu.

"Agustus tahun ini mulainya, tapi bolanya bukan di kami (tetapi) bolanya di Kementrian Keuangan. Kita menunggu ketuk palu, kalau (sudah) langsung kita laksanakan pembangunannya," ungkap Handiyana.

Sementara itu, terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalbar Iskandar Zulkarnaen mengatakan bahwa penanganan ruas Jalan Kendawangan-Pesaguan sejatinya telah ditangani melalui APBN atau melalui anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) pada tahun 2023 lalu sebesar Rp58 miliar lebih untuk menangani sekitar 20,6 kilometer.

"Sehingga anggaran yang ada di APBD Provinsi Kalbar dialihkan untuk menangani lokasi lain yang membutuhkan," kata Iskandar.

Hal tersebut dilakukan guna menghindari tumpang tindih anggaran dalam satu lokasi.

"Lalu muncul pertanyaan kenapa kami alihkan anggaranya ke lokasi lain. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih anggaran di satu lokasi," kata Iskandar.

Untuk tahun 2024 sendiri, lanjut Iskandar, ruas jalan tersebut juga akan ditangani melalui Inpres Jalan Daerah yang merupakan program Presiden Jokowi sebesar Rp59,5 miliar lebih.

"Untuk tahun 2024 ini memang masih belum direalisasikan oleh Pemerintah Pusat, sehingga masih menunggu. Namun yang pasti akan ditangani melalui IJD," kata Iskandar.

Karena itu Iskandar memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar tidak ada upaya berbual atau membohongi masyarakat. Apalagi membangun infrastruktur merupakan kewajiban pemerintah.

"Kami berharap masyarakat bersabar terkait penanganan ruas jalan tersebut. Apalagi ruas jalan tersebut memang sudah ditangani sejak tahun 2023 lalu, bahkan sempat akan dikunjungi oleh Bapak Presiden beberapa waktu lalu," pungkasnya. (din/bob)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda