Ketapang post authorKiwi 24 September 2021

Atasi Kesulitan Masyarakat Menghadapi Pandemi, CSR PT WHW Fokuskan Bantuan Kesehatan, Pendidikan dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Photo of Atasi Kesulitan Masyarakat Menghadapi Pandemi, CSR PT WHW Fokuskan Bantuan Kesehatan, Pendidikan dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat BANTUAN - Manajemen PT Well Harvest Winning Alumina Refinery menyerahkan bantuan dari Program Corporate Social Responsibility (CSR). IST

KETAPANG, SP - Dalam rangka membantu kesulitan masyarakat saat menghadapi masa pandemi Covid-19, melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) mengutamakan tiga pilar utama dari lima pilar utama dari lima pilar yang menjadi pondasi WHW dalam membantu masyarakat Kalimantan Barat.

Tiga pilar tersebut antara lain bidang kesehatan, pendidikan dan kemandirian ekonomi yang disalurkan ke masyarakat selama September 2021.

Direktur WHW, Boni Subekti mengatakan, WHW bergerak cepat dan tepat membantu masyarakat dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

“Kami secara berkelanjutan telah membantu masyarakat menghadapi masa sulit selama pandemi ini dengan selalu mengedepankan solusi dari masalah yang tengah dihadapi masyarakat. Saat pandemi, masyarakat sangat membutuhkan bantuan kesehatan, pendidikan dan ekonomi, sehingga kami cepat dan sigap menyalurkan bantuan tersebut. Meski demikian, kami tetap untuk menjalankan pilar CSR lainnya, seperti kesehatan lingkungan, infrastruktur umum, pengembangan dan penguatan kelembagaan komunitas lokal melalui dukungan bidang keagamaan, sosial budaya, dan kepemudaan,” kata Boni Subekti.

Selama September 2021, dari tiga pilar utama yang telah disalurkan adalah bidang kesehatan telah disalurkan berupa makanan tambahan bagi delapan Posyandu yang tersebar di seluruh dusun dalam lingkup Desa Mekar Utama, Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Bantuan tersebut berupa susu untuk lansia sebanyak 300 paket, susu untuk ibu hamil sebanyak 60 paket, kacang hijau sebanyak 65 paket, susu bayi dibawah lima tahun/balita sebanyak 300 paket, dan bahan makanan lainnya. Untuk bidang pendidikan telah disalurkan bantuan kepada sejumlah lembaga pendidikan, antara lain PAUD Bunga Anggrek, Rumah Tahfidz Qur’ani Annur, TPA Nurul Hidayah, TPQ Miftahul Ulum, RA Mifathul Ulum dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an.

Bantuan tersebut di antaranya prasarana pembangunan berupa cat, keramik dan semen, serta sarana pengajaran berupa buku tulis, pengeras suara hingga sajadah. Serta beasiswa bagi murid kelas VI SD berprestasi peringkat 1 sampai 3 bagi seluruh Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar di lingkungan Desa Mekar Utama untuk memicu minat murid agar memiliki minat sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan mengejar prestasi dalam pendidikan yang ditempuh dalam bidang kemandirian ekonomi masyarakat, pada September 2021 PT WHW telah menyalurkan bantuan berupa lima ekor sapi kepada Kelompok Peternak Barokah guna membangkitkan kembali kegiatan wirausaha ternak di Kecamatan Kendawangan.

Secara simbolis penyerahan bantuan lima ekor sapi dilakukan oleh Eko Hidayatullah dan Mujiati selaku Perwakilan Manajemen WHW melalui Kepala Desa Mekar Utama; Hasbuna, Kepala Dusun Sungai Gantang, Sunarwi, Perwakilan Kelompok Barokah Sapar dan Sudahri, serta ketua Bumdes Desa Mekar Utama; Sariyoto, di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

“Program kemandirian ekonomi juga angat dibutuhkan dalam masa pandemi ini. Bantuan perusahaan yang disalurkan melalui kegiatan CSR akan menjadi solusi bagi masyakarat yang kehilangan mata pencaharian. WHW berkomitmen untuk terus membantu masyarakat untuk menjadi wirausaha yang mandiri,” ujar Boni Subekti.

Kepala Desa Mekar Utama, Hasbuna, mengucapkan terima kasih kepada Manajemen WHW yang telah mendukung dalam kegiatan masyarakat.

“Disampaikan ucapan sukur dan terima kasih kepada WHW untuk bantuan kepada Warga Desa Mekar Utama. Semoga yang sudah diberikan ini dapat berkembang maksimal dan memberikan efek positif bagi kelompok,” tutur Hasbuna. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda