Ketapang post authorKiwi 24 September 2021

BPSK Ketapang Komitmen Bantu Masyarakat Selesaikan Sengketa Konsumen

Photo of BPSK Ketapang Komitmen Bantu Masyarakat Selesaikan Sengketa Konsumen Anggota BPSK Ketapang

KETAPANG, SP - Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Ketapang, meminta masyarakat Ketapang agar melaporkan jika ada keluhan yang dianggap merugikan masyarakat sebagai konsumen. Hal tersebut disampaikan Ketua BPSK Ketapang, Farmi Fitri.

Farmi menegaskan kalau pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan pada masyarakat, khususnya konsumen akhir yang menghadapi masalah dengan para pelaku usaha.

Farmi mengatakan, BPSK Ketapang telah terbentuk sejak beberapa tahun lalu. Yang mana saat ini formasi BPSK ada sembilan orang dari tiga unsur berbeda.

"Kami sebagai tempat memberikan solusi atas masalah yang dihadapi konsumen. Jadi, konsumen yang mmbuat laporan akan kami tindaklanjuti. Ada yang memang tidak bisa ditindaklanjuti, seperti yang berkaitan dengan OJK atau berkaitan dengan keuangan, misalkan perbankan dan termasuk pemerintahan, karena itu sudah ada aturannya sendiri," katanya, Kamis (24/9).

Farmi melanjutkan, kalau ada tiga penyelesaian yang ditangani pihaknya. Itu semua terkait dalam penyelesaian sengketa.

"Kita membrikan keleluasaan pelapor dan terlapor berdiskusi dalam penyelesaian masalah. Jadi sebelum ditindaklanjuti, masing-masing pihak kita panggil dan dimediasikan. Untuk naik ke sidang ada pra sidang. Jadi bisa selesai di pra sidang tak perlu sidang lagi. BPSK memfasilitasi dalam penyelesaian masalah. Namun tidak menutup kemungkinan jika tidak selesai di tingkat mediasi baru ke tahap selanjutnya," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BPSK Ketapang, Tis Ariani, mengatakan BPSK Ketapang saat ini berkantor di belakang Kantor Bappeda atau eks Kantor Kesbangpol.

"BPSK ada sejak 2012 dan kemudian kami di-SK-kan dan baru dilantik pada 2019 lalu oleh Gubernur Kalbar. BPSK ini berada di bawah Kementerian Perdagangan," katanya.

Program kerja yang sedang dilaksanakan saat ini terkendala karena Covid-19. Namun, pihaknya tetap mengoptimalkan pelayanan melalui daring (online).

"BPSK konsisten membantu masyarakat dalam persoalan sengketa," tuturnya.

Tis menambahkan, masyarakat bisa melapor keluhan sebagai konsumen ke nomor telepon yang telah disediakan. Bisa juga melalui akun Facebook. Jadi, masyarakat yang ingin melaporkan atau sekedar berkonsultasi pihaknya akan melayani.

"Yang paling banyak kita tangani aduan konsumen terhadap PLN. Misalkan masalah pembayaran KWH. Semua bisa diselesaikan dengan baik, karena konsumen bisa hadirkan bukti. Makanya dengan mediasi akhirnya ada jalan keluar terbaik sehingga ada win-win solusion," tukasnya. (Teo)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda