Ketapang post authorBob 27 Oktober 2020 62

Tim Penilai Korem 121/Abw Tinjau Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19 Wilayah Kodim 1203/Ktp

Photo of Tim Penilai Korem 121/Abw Tinjau Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19 Wilayah Kodim 1203/Ktp Tim Penilai Korem 121/Abw Tinjau Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19 Wilayah Kodim 1203/Ktp

KETAPANG, SP - Kodim 1203/Ktp, mendapat kunjungan dari Korem 121/Abw, yang menerjunkan Tim Penilaian dalam rangka Lomba Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19, Selasa (27/10/2020).

Kedatangan tim langsung menuju ke 21 desa penilaian, yang terdiri dari 16 desa di Kabupaten Ketapang dan enam desa di Kabupaten Kayong Utara.

Tim Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19 tersebut dipimpin oleh Mayor Czi Ramdani, yang merupakan Perwira Seksi (Pasi) Bakti Korem 121/Abw, selaku penilai di wilayah Kalbar.

Mayor Czi Ramdani menerangkangkan ada beberapa indikator penilaian, di antaranya fasilitas-fasilitas umum meliputi, perkantoran, pasar, tempat ibadah, fasilitas pelayanan kesehatan meliputi Polindes dan Posyandu termasuk penempatan Posko penanganan Covid-19.

“Kita lakukan sesuai ketentuan penilai yang sudah ditentukan. Selain itu, kita juga melaksanakan pengecekan protokol kesehatan Desa dan ketersediaan sarana pendukung yang dimiliki desa, Relawan desa dalam rangka penanganan penyebaran covid 19 di wilayah,” paparnya.

Adapun penilaian dilakukan pada upaya yang sudah dilaksanakan untuk membantu warga meliputi pemanfaatan lahan pekarangan dan memberikan pelayanan internet gratis untuk anak sekolah, selama pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, adanya peningkatan dan inovasi yang kreatif dari upaya yang sudah dilaksanakan selama penanganan penyebaran Covid-19.

“Diharapkan pembuatan informasi melalui pamflet atau brosur tentang himbauan penanganan Covid-19,” kata Mayor Czi Ramdani.

Dandim 1203/Ktp, Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta, S.H,M.Sc melalui Pasiter Kodim 1203/Ktp, Kapten Inf Yulianto, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Tim Penilai juga melaksanakan pengecekan sarana penunjang yang merupakan upaya desa untuk mengatasi kesulitan warga.

“Seperti ketersediaan ambulans desa, pelayanan Internet gratis, ketahanan pangan yg secara swadaya dilaksanakan oleh warga desa setempat,” kata Kapten Inf Yulianto.

Sementara itu. Lanjutnya, pemanfaatan Posyandu yang selama Pandemi Covid-19 ini, digunakan sebagai posko dan ini bisa dimanfaatkan sebagai rumah isolasi.

“Bagi warga pendatang atau warga yang melaksanakan bepergian keluar kota, sehingga mempermudah pemantauan,” pungkasnya. (ril)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda