Kubu Raya post authorPatrick Waraney 02 Maret 2021 64

Pemerintah 'Kelamaan' Normalisasi Parit, Karhutla Berkobar di Sungai Raya Dalam

Photo of Pemerintah 'Kelamaan' Normalisasi Parit, Karhutla Berkobar di Sungai Raya Dalam   Pasokan air dari sepanjang parit di Desa Sungai Raya Dalam mengering. Padahal, air dari parit itu penting untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di Kabupatan Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.(Foto: Lingga Wardanu/Suara Pemred)

SUNGAI  RAYA, SP-  Normalisasi atas sepanjang parit di Desa Sungai Raya Dalam harus segera dilakukan menyusul kerap terjadinya kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di kawasan tersebut. Air dari parit ini sangat dibutuhkan untuk melakukan pemadaman karhutla.

Menurut Khairil Anwar, Kepala Desa Sungai Raya, keringan yang terjadi di sepanjang parit Subgai Raya Dalam sudah berlangsung bertahun-tahun dan seharusnya segera ditanggapi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

"Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Pemerintah kabupaten harus segera turun tangan, mengingat fungsi air di parit ini sangat penting untuk mengatasi kebakaran lahan," kata Khairil kepada Suara Pemred di Sungai Raya, Selasa (2/3).

"Akan begini terus kalau tidak dinormalisasi. Kita mohonlah kepada pihak yang berwenang untuk melakukan ini. Kalau memang dikerok, pastinya bakal normal, dan airnya cukup," lanjutnya.

Khairil mengakui, desanya rentan kebakaran lahan setiap tahun sehingga sangat membutuhkan sumber air.  "Kami kesulitan mencari air tiap kali terjadi kebakaran lahan," tambahnya.

Belum lama ini, menurut Khairil, pihak Dinas Restorasi Gambut berhasil membangun enam titik sumur bor. Hanya saja, sumur-sumur itu tidak maksimal.

"Pakai pompa besar juga repot. Bukannya air yang ngalir, malah lumpur yang keluar. Jadi, satu-satunya akses untuk mendapatkan air, adalah dari parit Sungai Raya Dalam," tandasnya.(lwu/001)  

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda