Kubu Raya post authorKiwi 04 Mei 2021 78

Warga Kecewa Namanya Hilang dari Daftar Bedah Rumah Tanpa Alasan Jelas

Photo of Warga Kecewa Namanya Hilang dari Daftar Bedah Rumah Tanpa Alasan Jelas GAGAL DIBEDAH – Potret salah satu warga di rumahnya, yang namanya tiba-tiba hilang dari daftar bedah rumah program BSPS tanpa alasan yang jelas. IST

KUBU RAYA, SP - Penerima bantuan bedah rumah program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Mekar Sari, Kabupaten Kubu Raya, kecewa lantaran namanya tiba-tiba hilang dari daftar. 

Diperkirakan lebih dari 20-an penerima bedah rumah BSPS ini yang namanya diganti tanpa alasan jelas sehingga rumahnya gagal dibedah.

"Ya jelas kecewalah. Saya sudah didaftarkan sejak tahun lalu. Apalagi sudah disurvei tim bedah rumah dengan dari desa. Eh, tiba-tiba nama saya diinformasikan tidak dapat," kesal Mistam, warga Dusun Sari Makmur, Desa Mekar Sari, saat dihubungi Minggu (2/5).

Ia mendapatkan informasi tersebut dari staf desa sekitar seminggu lalu. Kemudian menanyakan alasan namanya tiba-tiba hilang dan diganti orang lain.

"Ndak ade alasan yang jelas. Hanya dibilang diganti saja," ucapnya.

Mistam mengaku harapannya selama 21 tahun untuk mendapatkan rumah layak huni pupus sudah. Kejadian ini ia alami sudah dua kali. Pada tahun 2019 silam, juga tidak dapat meskipun sudah diajukan.

Bahkan untuk kali ini, ia sudah membeli bahan material yang digunakan untuk menambah bagian belakang rumahnya dengan jumlah uang yang cukup banyak.

"Sekitar Rp6 juta bahan material yang sudah dibeli untuk tambah lagi bangunannya. Uang itu hasil kumpul saya selama ini dari tebas rumput dan berladang," tuturnya.

Kekecewaan juga datang Nurhayati, yang juga namanya tiba-tiba hilang dari daftar.

"Ini kan tidak adil. Awalnya nama saya ada, tapi tiba-tiba raib. Heran saya bisa jadi begini," ungkapnya.

Ia telah mendiami rumah itu bersama suami dan anaknya sejak 21 tahun lalu. Kemudian pada tahun 2021 ini, ia berharap rumahnya direhab melalui program bedah rumah BSPS.

"Kasianlah kamek ni pak, rumah udah mau tombang. Bantuan ni lah harapan kamek ntok tinggal di rumah yang bagos," ucapnya pasrah.

Untuk mendapatkan bantuan bedah rumah atau program BSPS Kementerian PUPR ini, setiap calon penerima wajib melengkapi persyaratan administrasi. Antara lain surat kepemilikan tanah, KTP, KK, surat keterangan dari RT dan desa

Alokasi dana yang dikucurkan sebesar Rp20 juta untuk setiap calon penerima yang ditransfer melalui rekening bank pribadi penerima. (lwu/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda