Kubu Raya post authorBob 25 November 2022

Dishub KKR gelar Rajia Uji Petik Kendaraan Angkutan Barang dan Orang 

Photo of Dishub KKR gelar Rajia Uji Petik Kendaraan Angkutan Barang dan Orang  Dishub KKR gelar Rajia Uji Petik Kendaraan Angkutan Barang dan Orang 
KUBU RAYA, SP - Dinas perhubungan kabupaten Kubu Raya bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat dan Satlantas Polres Kubu Raya melaksanakan Rajia uji petik kendaraan bermotor terhadap angkutan barang dan angkutan orang .
 
"Sasaran kita pada hari ini adalah pemeriksa terhadap kelengkapan surat surat kendaraan angkutan barang dan angkutan orang , yang dipusatkan di Terminal Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya," kata Jasmani, saat memimpin uji petik kendaraan, Kamis 24 November 2022.
 
Jasmani mengatakan fokus pemeriksaan kelengkap kendaraan mulai dari uji kir dan kelengkapan surat kendaraan lainya.
 
"Untuk Hari ini kita tidak melakukan penilangan terhadap pemilik kendaraan yang tidak lengkap, hanya saja kita berikan edukasi, pembinaan dan hanya teguran lisan," paparnya.
 
Lebih lanjut Ia menjelaskan alasan petugas tidak melakukan penilangan pada Rajia uji petik kali ini, karena adanya intruksi Kapolri kepada jajaran Dirlantas diseluruh Indonesia tidak boleh melakukan penilangan langsung.
 
"Namun penilangan baru bisa dilakukan apabila e -tilang sudah diterapkan," kata Jasmani.
 
Disampaikan jasmani uji petik kendaraan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh dinas perhubungan Kubu Raya dalam 3 sekali, dan kegiatan ini akan terus dilakukan oleh dinas perhubungan KKR. Oleh karena itu kepada pemilik kendaraan diingatkan untuk segera melengkapi kelengkapan kendaraan masing masing.
 
Untuk hari ini dari hasil pemeriksaan sedikitnya ada 30 kendaraan yang tidak lengkap surat kelengkapan kendaraannya.
 
"Ke depan apabila razia kembali dilaksanakan ,ke 30 kendaraan ini, tidak juga mengindahkan apa yang telah menjadi kewajiban mereka harus penuhi maka tindakan selanjutnya kemungkinan tindakan penilangan," katanya.
 
Dirinya juga menyampaikan alasan para pemilik kendaraan tidak melengkapi surat kendaraannya disebabkan oleh dua faktor, pertama adalah faktor klasik (lupa ) rata rata pemilik kendaraan mengaku lupa.Yang kedua terkait kebijakan pemerintah terhadap aturan objek online (ojol), yang mana hingga saat ini para pemilik kendaraan sulit melakukan uji kir kendaraan .
 
"Sehingga Disaat mereka datang ke tempat pengujian kir, dan dialkukan pengujian ternyata kapasitas kendaraan melebihi batas yang ditentukan,inilah yang membuat pemilik kendaraan tidak mau membayar kewajiban yang telah ditetapkan," katanya. (lwu)
Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda