Kubu Raya post authorKiwi 28 Juli 2021

Tunda Vaksinasi Massal, Kubu Raya Kehabisan Stok Vaksin Covid-19

Photo of Tunda Vaksinasi Massal, Kubu Raya Kehabisan Stok Vaksin Covid-19 Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kubu Raya, beberapa waktu lalu.

 

KUBU RAYA, SP - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, mengharapkan vaksin covid-19 segera tersedia di Kubu Raya, mengingat masih ada 6.000 lebih masyarakat yang sebelumnya sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama, harus ditunda karena kehabisan stok vaksin.

"Untuk pengadaan vaksin kita memang tahu, perlu proses, demikian untuk proses pendistribusiannya yang juga memerlukan waktu. Namun, kita berharap agar vaksin bisa tersedia agar kita bisa kembali melaksanakan program vaksinasi massal," kata Muda, di Sungai Raya, Selasa (27/7).

Sebelumnya, Pemkab Kubu Raya telah melaksanakan vaksinasi covid-19 massal yang diikuti lebih dari 12.000 masyarakat Kubu Raya sejak pertengahan Juni hingga bulan ini.

Dari 12.000 lebih masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama tersebut, 50 persen sudah mendapatkan vaksinasi tahap kedua. Tinggal setengahnya lagi yang belum divaksinasi tahap kedua dan harus ditunda hingga kedatangan stok vaksin pada awal Agustus mendatang.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinkes Kalbar dan Kemenkes, infonya awal Agustus nanti baru ada lagi. Untuk itu kita harap masyarakat bersabar, sambil menunggu ketersediaan stok vaksin," tutur Muda.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan sebaran vaksinasi massal di sejumlah dusun dan desa yang tersebar di empat kecamatan.

"Alhamdulillah, Kubu Raya saat ini terus mengejar percepatan vaksinasi, yang mana sampai saat ini sudah terdapat 67 ribu lebih warga Kubu Raya yang sudah divaksin. Dan jumlah itu terus kita tingkatkan, karena total warga kita yang harus divaksin itu sebanyak 43 ribu lebih dari jumlah penduduk 610 ribu jiwa," terang Muda.

Muda berharap, stok tambahan vaksin dari pemerintah pusat bisa segera hadir agar bisa lebih cepat memberikan pelayanan vaksinasi lebih masif dan meluas seluruh penjuru desa.

Dengan begitu, bisa lebih cepat mengurangi risiko penularan dan penurunan kasus, apalagi saat ini dihadapkan situasi kelangkaan pasokan bahan baku produksi oksigen medis sehingga memunculkan kepanikan.

"Semoga bisa segera teratasi dan kasus di Kubu Raya, Kalbar, dan Indonesia bisa menurun terus. Insyallah, badai pasti berlalu," tutup Muda. (ant/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda