Landak post authorKiwi 02 Juli 2020 36

Bupati Landak Serahkan BLT DD di Desa Amboyo Utara

Photo of Bupati Landak Serahkan BLT DD di Desa Amboyo Utara Ilustrasi

LANDAK, SP - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) secara simbolis kepada masyarakat Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, Rabu (1/7).

Kepada masyarakat, Karolin menjelaskan bantuan yang diberikan merupakan instruksi dari presiden sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Ini perintah Bapak Presiden untuk membantu masyarakat dalam situasi Covid-19, Presiden memerintahkan agar Dana Desa digunakan juga untuk membantu masyarakat,” kata Karolin.

Karolin menyampaikan kepada masyarakat bahwa sebagian anggaran baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga pemerintah desa memang telah dialihkan dan diprioritaskan untuk menangani bencana kemanusiaan Covid-19.

Karolin berharap masyarakat dapat memaklumi jika ada beberapa program pembangunan yang tertunda, terutama pembangunan fisik yang sebelumnya telah direncanakan.

“Dalam situasi Covid, mulai dari pusat, daerah, desa banyak pembangunan yang tertunda, mohon dimaklumi. Uangnya digunakan untuk yang sakit, bantuan ke masyarakat, dan sebagainya,” terang Karolin.

Karolin juga meminta masyarakat untuk bijak menggunakan bantuan yang diterima, sedangkan masyarakat yang belum mendapatkan bantuan agar bersabar.

“Tolong bantuan ini dipakai untuk keperluan sehari-hari, dipakai dengan bijaksana dan hemat. Ini namanya bantuan, kita harus tetap berusaha dan bekerja, jangan menyerah dan putus asa. Bagi yang belum mendapatkan bantuan mohon bersabar karena bantuan ini juga terbatas dengan kemampuan dari keuangan negara,” pinta Karolin.

Kepala Desa Amboyo Utara, Alimin menyampaikan penyaluran BLT DD di Desa Amboyo Utara merupakan gelombang pertama dan diterima oleh 163 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Selanjutnya gelombang kedua penyaluran kedua dilakukan akan diterima oleh 110 KPM yang sebelumnya belum pernah mendapat bantuan apapun.

“Hal ini dilakukan secara bergantian agar masyarakat dapat dirasakan semua masyarakat,” terang Alimin. (ril/jee)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda