Landak post authorKiwi 06 Juli 2020 70

Kawasan Wisata Landak Dipersiapkan untuk Dibuka Kembali

Photo of Kawasan Wisata Landak Dipersiapkan untuk Dibuka Kembali OBJEK WISATA - Riam Bedawan yang merupakan sebuah air terjun yang terletak di hutan tropis di Kabupaten Landak. Objek wisata di Landak saat ini tengah dipersiapkan untuk dibuka kembali pada fase new normal nantinya.

LANDAK, SP – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Landak mengeluarkan surat edaran tentang persiapan pembukaan kembali kawasan pariwisata dan penunjang pariwisata dalam suasana pandemi Covid-19 di Kabupaten Landak.

"Persiapan menghadapi new normal, kita membuat surat edaran persiapan pembukaan tempat-tempat pariwisata," tutur Kepala Disporapar Landak, Yosep seperti dilansir dari suaralandak.co.id, Jumat (3/7).

Aktivitas kunjungan dan pengelolaan tempat wisata di tengah pandemi Covid-19 diharuskan tetap memperhatikan prosedur dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus.

Yosep menuturkan sebelum tempat wisata di Landak dibuka, seluruh petugas pengelola maupun kelompok sadar Wisata (Pokdarwis) harus dipersiapkan dalam menerapkan protokol kesehatan. Kemudian tempat wisata harus dibersihan terlebih dahulu serta dilakukan penyemprotan disinfektan .

"Diharapkan kerja sama dengan Pokdarwis dan pemerintah desa, tentunya tempat-tempat wisata ini harus dilakukan pembersihan, selain itu perlu juga dilakukan penyemprotan (disinfektan)," katanya.

Penyemprotan disinfektan tersebut diharapkan dapat mensterilkan tempat-tempat umum yang sering dikunjungi warga. Selain itu, lokasi pariwisata juga harus menyediakan tempat cuci tangan. Petugas pengelola wisata juga harus dilengkapi sarung tangan dan masker ataupun face shield.

Yosep juga berharap dilakukan pengecekan suhu tubuh kepada pengunjung tempat wisata. Kemudian, para pengunjung tempat wisata diimbau tetap sadar akan pentingnya menggunakan masker dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

"Masyarakan diharapkan membantu bersama-sama pemerintah dalam rangka kita memutus mata rantai Covid-19," kata Yosep.

Sebelumnya, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan, Kabupaten Landak masih belum melaksanakan new normal.

"Apakah kita akan melaksanakan New Normal ? Jawabannya belum. Makanya untuk itu kita siapkan dulu sehingga kita benar-benar siap melaksanakan new normal sambil memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memasuki masa new normal," ucap Karolin.

Karolin mengatakan pandemi Covid-19 akan berlangsung lama dan terus ada hingga vaksin Covid -19 ditemukan.

"Situasi seperti sekarang ini diperkirakan tidak akan selesai dalam waktu singkat, Covid-19 masih akan menjadi persoalan bagi dunia sampai vaksin atau obatnya ditemukan,” tuturnya.

Menurut Karolin, masih banyak persiapan yang akan dilakukan sebelum memasuki new normal, seperti memberikan pemahaman ke masyarakat dan pengetahuan ke pemerintah desa akan tugas dan fungsi mereka saat new normal. (srl/ril/jee)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda