Landak post authorBob 11 Juli 2021

Kapolres Landak Ajak Warga Awasi Distribusi BBM

Photo of Kapolres Landak Ajak Warga Awasi Distribusi BBM Ilustrasi SPBU

LANDAK, SP - Bertempat di SPBU Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan menghadiri peresmian tiga SPBU BBM Satu Harga yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Kabupaten Landak, Senin (5/7) lalu.

Program BBM Satu Harga merupakan program pemerataan energi dan penerapan energi berkeadilan dengan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sama untuk produk Premium dan Solar bersubsidi di wilayah yang memiliki keterbatasan akses atau Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Hadir dalam peresmian tersebut Bupati Landak Karolin Margret Natasha, Direktur PT. Pertamina Rayon V Kalimantan Barat Baskoro A, Danramil Kuala Behe Peltu Bangun serta Kapolsek Kuala Behe Iptu Rinto Sihombing.

Karolin dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBM Satu Harga merupakan program dari pemerintah melalui PT. Pertamina dengan tujuan warga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan BBM dengan harga yang terjangkau sehingga dapat meningkatkan produktivitas ekonomi di Kecamatan Kuala Behe.

"Semoga dengan adanya Program BBM Satu Harga ini dapat betul-betul membantu meningkatkan produktivitas ekonomi di lingkungan sekitar dimana di bangunnya SPBU ini apalagi di masa pandemi saat ini," ucap Karolin.

Tidak lupa pula Bupati Landak mengimbau kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk selalu mentaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Landak.

Kapolres Landak mengatakan program pemerintah ini wajib didukung dan juga diawasi sehingga benar-benar terealisasi kepada masyarakat .

"Ini adalah bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat dalam hal mendukung ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM yang diatur sehingga dapat terus dinikmati oleh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Landak dan kami berharap agar selalu dilakukan pengawasan yang ketat dari semua pihak untuk mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran BBM yang dilakukan oleh oknum sehingga dapat merugikan orang lain," ujar Kapolres Landak. (slk)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda