Landak post authorKiwi 16 Juni 2020 58

Kerusakan Jalan Darit-Meranti Segera Diperbaiki

Photo of Kerusakan Jalan Darit-Meranti Segera Diperbaiki JALAN RUSAK – Kendaraan roda empat melewati salah satu titik Jalan Darit-Meranti yang rusak parah. Pemkab Landak dalam waktu dekat akan memperbaiki kerusakan jalan.

LANDAK, SP - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPRPERA) Kabupaten Landak melakukan monitoring Jalan Darit-Meranti yang menghubungi Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Meranti, kemarin.

Kadis DPUPRPERA, Erani ikut dalam monitoring jalan sepanjang 20,6 kilometer tersebut, didampingi Kepala Seksi Perencanaan dan Pengendalian Bidang Bina Marga, Yulius, dan Anggota DPRD Landak, Junis.

Kondisi jalan diketahui mengalami kerusakan parah, terlebih saat musim hujan sehingga menyebabkan jalan tergenang dan membahayakan pengguna jalan.

Sebelumnya pemeliharaan berkala terakhir di ruas jalan tersebut dlakukan pada 2017 menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU). Pemeliharaan tidak dapat maksimal dilakukan karena keterbatasan anggaran.

"Bupati Landak, Karolin Margret Natasa sudah mengalokasikan dana anggaran untuk ruas jalan Darit-Meranti. Minggu depan akan ditender dengan pagu dana sebesar Rp588.840.000 dari Dana Alokasi Umum (DAU)," terang Erani.

Saat ini proses yang sedang berjalan sudah pada tahap persiapan dokumen tender (lelang), Erani berharap proses berjalan lancar agar pelaksanaan rehabilitasi jalan dapat segera dilakukan.

"Semoga tender berjalan lancar agar pelaksanaan rehabilitasi jalan segera tertangani, dan kami memprioritaskan untuk menangani pada kondisi jalan yang rusak berat,"ujar Erani.

Sementara terpisah, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menyampaikan perbaikan jalan di Jalan Darit-Meranti diprioritaskan pada ruas yang rusak parah.

"Kita prioritaskan rehabilitasi jalan yang rusak parah, kita telah berupaya mengalokasikan anggran untuk jalan antara Darit-Meranti, semoga semua proses berjalan lancar dan perbaikan bisa segera dilakukan secepatnya," terang Karolin.

Karolin berharap pembangunan mendapat dukungan masyarakat, walaupun hanya bisa dikerjakan 50 persen dari pengerjaan sebelumnya.

"Kami mohon maaf anggarannya hanya bisa 50 persen dikerjakan dari anggaran sebelumnya Rp1 miliar. Karena pandemi Covid-19 ada pemotongan anggaran fisik paket tersebut sesuai PMK 35 Tahun 2020," jelas Karolin. (ril/jee)

Keywords
loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda