Landak post authorKiwi 18 Oktober 2022

Temui Keluarga Stunting, Plt Kaper BKKBN Kalbar Ingatkan Perbaikan Pola Asuh

Photo of Temui Keluarga Stunting, Plt Kaper BKKBN Kalbar Ingatkan Perbaikan Pola Asuh Plt Kaper BKKBN Provinsi Kalbar Muslimat bersama Pj Bupati Landak Samuel mengunjungi keluarga stunting di Kabupaten Landak pada Selasa (18/10).

LANDAK, SP - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Muslimat bersama Penjabat (Pj) Bupati Landak Samuel mengunjungi keluarga yang memiliki anak stunting pada Selasa (18/10).

Dalam kunjungan tersebut Muslimat mengungkapkan beberapa faktor yang harus menjadi perhatian dalam upaya percepatan penurunan stunting. Diantaranya perbaikan pola asuh yang diberikan orang tua terhadap anak. Terutama dalam masa periode emas yakni 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

"Untuk spesifik kita liat dari keluarga tidak mampu, harusnya mulai dari 1000 HPK anak betul-betul didampingi sehingga tidak terjadi stunting," ucap Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Muslimat.

"Pada usia 1000 HPK anaka sangat memerlukan perhatian dari ASI dan lainnya," tambahnya.

Dirinya menambahkan dalam kunjungan ke keluarga stunting tersebut didapatkan orang tua yang melahirkan pada usia rentan yakni 35 tahun ke atas. Padahal menurutnya secara idela diharapkan usia melahirkan yakni pada 21 hingga 35 tahun. Sehingga hal tersebut menurut Muslimat harus menjadi perhatian.

"Atur jarak kelahiran hingga anak tidak terjadi stunting," jelasnya.

Muslimat mengungkapkan faktor lain yang dapat menyebabkan stunting yakni lingkungan seperti sanitasi, air bersih dan lainnya. Dirinya berharap kedepan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan mendapatkan pengetahuan yang mempuni. Sehingga bisa dikatakan layak untuk melahirkan anak.

"Kita terus berupaya maksimal agar kasus stunting Kalbar bisa kita tekan," pungkasnya.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda