Landak post authorKiwi 22 Mei 2020 72

Diskusi Online Tantangan Belajar di Rumah, Karolin Sampaikan Metode Pembelajaran di Landak

Photo of Diskusi Online Tantangan Belajar di Rumah, Karolin Sampaikan Metode Pembelajaran di Landak DISKUSI –  Bupati Landak, Karolin Margret Natasa saat diskusi online tentang pembelajaran secara online yang digelar Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kemarin.

Bupati Landak diundang sebagai narasumber dalam diskusi online membahas tantangan dan praktik belajar dari rumah di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) saat pandemic Covid-19. Diskusi diinisiasi oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kemarin.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menyampaikan di tengah pandemic Covid-19, metode pembelajaran yang diterapkan meliputi dua cara, yaitu secara daring menggunakan video pembelajaran dan non daring menggunakan buku paket.

Diterapkannya dua metode pembelajaran yang berbeda ini merupakan upaya agar semua murid bisa tetap melakukan aktivitas belajar di rumah masing-masing, baik yang berada di daerah yang sudah ada jaringan internet, maupun di daerah terpencil yang belum dijangkau jaringan internet.

"Kami berusaha semaksimal mungkin berupaya agar anak-anak tetap melakukan pembelajaran di rumah masing-masing dalam suasana seperti saat ini," kata Karolin.

Terkait beberapa metode belajar di rumah, Karolin mengungkapkan ada beberapa tantangan maupun kendala yang dihadapi. Terutama belajar daring yang memerlukan perangkat handphone maupun laptop hingga jaringan internet.

"Di Landak tidak semua desa punya sinyal, padahal kalau semua bisa terhubung dengan internet, pilihan pembelajaran itu sangat banyak melalui aplikasi-aplikasi online, tetapi kita punya metode lain, yaitu dengan buku paket yang dibagian pada murid untuk dipelajari serta pemberian video daring dalam bentuk CD," tukas Karolin.

Pengelola PBJ Madya Ditjen GTK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Eddy Tejo menyampaikan apresiasinya atas usaha kepala daerah memberikan pembelajaran kepada murid di tengah pendemi Covid-19 saat ini.

"Saya sudah melihat kegiatan teman-teman guru di daerah dan jajaran Pemda sangat luar biasa, kami acungkan jempol untuk yang sudah melaksanakan ini seperti di Landak," kata Eddy.

Eddy berharap situasi saat ini dapat dijadikan momentum mewujudkan dunia pendidikan ke arah yang lebih baik, yaitu agar para guru bisa semakin berinovasi dan membuat terobosan baru agar proses belajar mengajar bisa sampai pada murid.

"Dalam situasi ini guru memang dituntut untuk berinovasi memberikan pembelajaran kepada murid. Kita jadikan momentum ini menuju ke arah yang lebih baik, artinya, guru mau tidak mau harus bisa membuat terobosan bagaimana bisa memberikan proses belajar bisa sampai ke siswa," paparnya. (ril/jee)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda