Landak post authorKiwi 23 Oktober 2020 71

Pemkab Landak Dorong Pemdes Dirikan BUMDes

Photo of Pemkab Landak Dorong Pemdes Dirikan BUMDes RAKOR – Peserta koordinasi pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang digelar di Aula Kantor Bupati Landak, Rabu (21/10). Pemdes di Kabupaten Landak diminta agar mendirikan BUMDes.

LANDAK, SP - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak menggelar Rapat koordinasi pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan Camat se-Kabupaten Landak, pendamping desa, dan  Kepala Desa beserta Ketua BPD di Aula Kantor Bupati Landak, Rabu (21/10).

Rapat koordinasi dibuka Sekretaris Daerah Landak, Vinsensius dan juga dihadiri Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat, Sukaryadi dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak, Mardimo.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak, Mardimo mengatakan rapat koordinasi dilakukan untuk mendorong semua desa di Landak mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Saat ini di Kabupaten Landak ada 156 desa dan masih ada 36 desa yang belum mendirikan BUMDes,” kata Mardimo.

Sementara itu, Sekda Landak, Vinsensius menekankan pentingnya BUMDes sebagai salah satu lembaga desa yang bergerak dalam bidang sosial ekonomi, serta berfungsi sebagai penyedia layanan terhadap masyarakat.

"Tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan aset desa, meningkatkan usaha masyarakat,menciptakan peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, pengembangan ekonomi desa serta meningktakan pendapatan desa," ujar Vinsensius.

Vinsensius menyampaikan bahwa BUMDes merupakan bentuk komitmen antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten sebagai usaha untuk memajukan perekonomian desa, sehingga sudah sepatutnya menjadi prioritas untuk dilaksanakan oleh pemerintah desa.

"Komitmen ini sudah sewajarnya menjadi prioritas utama dari pemerintah desa untuk segera dilaksanakan," tegas Vinsensius.

Di tempat yang sama, Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan dan Desa Provinsi Kalimantan Barat, Sukaryadi mengungkapkan di Kabupaten Landak berdasarkan hasil verifikasi, dari 156 desa tercatat, dan ada 109 desa yang telah memiliki BUMDes dengan status aktif sebanyak 54 BUMDes, dan tidak aktif sebanyak 55 BUMDes.

"Ini merupakan tantangan bagi kita semua, baik tingkat desa, kabupaten, dan provinsi untuk bersama mendorong perkembangan BUMDes melalui berbagai usaha yang pada akhirnya menjadi penopang perekonomian di desa, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," kata Sukaryadi. (ril)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda