Melawi post authorKiwi 11 November 2021

Dampak Tumbangnya Jaringan Telkomsel dan Indihome, Akses Internet ‘Ngadat’, Warga Pertanyakan Kompensasi

Photo of Dampak Tumbangnya Jaringan Telkomsel dan Indihome, Akses Internet ‘Ngadat’, Warga Pertanyakan Kompensasi Ilustrasi

KAPUAS RAYA, SP - Padamnya jaringan internet Indihome milik PT Telkom serta jaringan seluler Telkomsel berdampak luas bagi masyarakat, khususnya di Melawi. Terganggunya komunikasi hingga jejaring sosial sulit diakses hingga terganggunya layanan lain, seperti vaksinasi yang juga mengandalkan jaringan internet.

Prasetyo, warga Nanga Pinoh, mengungkapkan bahwa gangguan jaringan Telkom dan Telkomsel selama empat hari ini membuat dirinya tak bisa dihubungi atau menghubungi orang lain.

"WhatsApp, FB, dan Instagram tak bisa diakses karena jaringan padam. Setelah dua hari terpaksa baru beralih ke kartu seluler lain yang masih menyala, walau dengan kondisi jaringan yang lelet," keluhnya.

Pras menuturkan, jaringan internet yang mengalami gangguan juga menyebabkan ia sulit harus bekerja secara daring. Mengingat saat ini, sulit mendapatkan jaringan internet yang stabil. Rekan-rekannya juga mengeluhkan padamnya jaringan Telkomsel yang belum tahu kapan akan kembali normal.

"Kita juga kesulitan mendapatkan informasi dari luar. Di kampung juga keluarga tak bisa dihubungi karena jaringan mati," imbuhnya.

Terpisah, Eko, warga Nanga Pinoh lainnya mempertanyakan kompensasi dari gangguan terhadap layanan Indihome pada para pelanggan. Walau memang diakuinya gangguan kali ini merupakan dampak banjir besar yang sedang melanda sejumlah wilayah di Kalbar.

"Karena kita pakai Indihome, setiap terlambat membayar tagihan langsung dikenakan denda. Tetapi beberapa bulan terakhir, sepertinya sering kali mengalami gangguan. Yang terakhir malah lebih parah karena padam total sama sekali," katanya. 

Eko berharap, layanan internet bisa segera normal karena banyak masyarakat yang mengandalkan jaringan seluler dan internet tidak hanya sekedar mengakses media sosial, tetapi juga sebagai sarana untuk bekerja dan komunikasi. 

"Bahkan, para pedagang yang berjualan secara online juga terganggu karena gangguan jaringan ini. Semoga bisa segera pulih," harapnya. 

Hambat Input Data vaksinasi

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi, Ahmad Jawahir, menuturkan gangguan jaringan internet juga sedikit menghambat pelaksanaan petugas medis dalam menginput data vaksinasi. 

"Memang saat vaksinasi, ada operator yang khusus menginput data vaksinasi secara online menggunakan WiFi atau internet. Tapi sementara bisa diatasi dengan menggunakan jaringan seluler lain yang masih aktif," katanya. (eko/lha)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda