Melawi post authorKiwi 15 Agustus 2020 170

Akibat Hujan Deras, Sejumlah Desa di Melawi Dilanda Banjir 

Photo of Akibat Hujan Deras, Sejumlah Desa di Melawi Dilanda Banjir 

Nanga Pinoh, SP - Banjir melanda sejumlah desa di kabupaten Melawi. Banjir terjadi setelah hujan deras yang turun sangat deras pada Sabtu (15/8) subuh. Sejumlah pemukiman hingga sekolah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

Salah satu desa yang terdampak banjir adalah Desa Nusa Kenyikap Kecamatan Belimbing. Desa sempat merendam dua bangunan sekolah serta puluhan pemukiman.

Kades Nusa Kenyikap, Jagarudin Ewan mengungkapkan hujan di desanya turun sejak pukul 23.00 WIB.

"Air mulai naik ke jalan dan merendam rumah warga sekitar pukul 05.00 WIB. Total ada 80 rumah warga yang terendam di dua RT," katanya

Banjir juga merendam SDN 08 Nusa Kenyikap serta SMP N 11 Satap Belimbing. Kapolsek Belimbing, AKP Nono Partoyuwono menerangkan pihaknya turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi banjir setempat.

"Saat ini banjir sudah surut. Ketinggian air kurang lebih dua meter. Sebelumnya ada rumah yang terendam sampai setengahnya," terangnya.

Nusa Kenyikap sendiri sudah dilanda banjir bandang pada penghujung 2019 lalu. Gincah, warga setempat mengungkapkan selama ia tinggal di Nusa Kenyikap, baru dua kali ini desanya terendam banjir.

"Yang 2019 termasuk terparah karena banyak warga tak sempat selamatkan harta bendanya," ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi, Syafarudin menerangkan banjir melanda sejumlah desa mulai dari kecamatan Belimbing, Belimbing Hulu hingga Pinoh Selatan.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD masih turun ke lapangan untuk mengecek dan mendata korban banjir," katanya.

Laporan yang masuk, lanjut Syafarudin, Banjir melanda Desa Landau Tubun, Kecamatan Pinoh Selatan. Belum diketahui berapa KK yang terdampak banjir. Sementara di wilayah Belimbing Hulu, banjir melanda desa Keberak, Piawas hingga Kayu Bunga.

"Kades Keberak melaporkan ada 50 KK yang rumahnya terdampak banjir akibat meluapnya sungai Keberak dan Sungai Belimbing," terangnya.

Mardimen, warga Dusun Kemayu Raya, Desa Landau Tubun, mengatakan, bahwa rumah warga mulai terendam banjir sejak pukul 08.00 WIB dengan ketinggian kurang lebih 50 sentimeter.

Dikatakan Mardimen, hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak pukul 03.00 WIB pada Sabtu pagi membuat air Sungai Mangat wilayah Desa Landau Tubun meluap dan membanjiri rumah warga.

"Banjir ini membawa air yang sangat kotor lantaran bercampur material kayu dan lumpur," ucapnya

Bencana banjir besar seperti ini, lanjut Mardimen, biasanya terjadi di pemukiman yang berada bantaran Sungai Mangat yakni selain di Desa Landau Tubun juga akan merendam pemukiman Desa Nyangai, Desa Sungai Bakah, Desa Landau Garong, dan Desa Manggala sebagian.

Polsek Nanga Pinoh pun turun langsung ke Landau Tubun untuk mengecek kondisi banjir sembari membawa bantuan sembako. Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Hariyanto menerangkan bantuan berupa sembako disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

"Ini perintah langsung dari Kapolres Melawi. Kami sambil memonitor banjir sekaligus membawa bantuan seadanya," terangnya.

Dari informasi netizen di media sosial, banjir jug dilaporkan di wilayah Kecamatan Sayan seperti Desa Mekar Pelita. Beberapa rumah disana mulai tergenang banjir akibat tingginya curah hujan pada Sabtu ini. (eko)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda