Mempawah post authorKiwi 08 Juni 2021

Pemkab Mempawah Teken Kerja Sama dengan Kemenperin

Photo of Pemkab Mempawah Teken Kerja Sama dengan Kemenperin KERJA SAMA - Pemerintah Kabupaten Mempawah menandatangani Mou bersama BPSDMI Kementerian Perindustrian Indonesia terkait pembukaan Program Pendidikan Vokasi Setara D-1, di Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Senin (7/6). IST

MEMPAWAH, SP - Pemerintah Kabupaten Mempawah menandatangani Memorandum of Understanding (Mou) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Indonesia terkait kerja sama pembukaan Program Pendidikan Vokasi Setara D-1, di Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Senin (7/6).

Penandatanganan Mou tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mempawah, Erlina, didampingi Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi dan OPD di lingkungan Pemda Mempawah.

Erlina mengungkapkan bahwa Kementerian Perindustrian telah merancang Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah roadmap yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era industri 4.0.

"Dengan adanya guna mencapai sasaran tersebut angka kolaboratif ini perlu melibatkan beberapa pemangku kepentingan, mulai dari institusi pemerintah asosiasi dan pelaku industri hingga unsur akademisi. Sehingga kita melakukan Mou dengan pihak Kementerian Perindustrian terkait pembukaan Program Pendidikan Vokasi Setara D-1," terang Erlina.

Menurutnya, implementasi-implementasi revolusi industri 4.0 tidak hanya memiliki potensi luar biasa dalam merombak aspek industri, bahkan juga mampu mengubah berbagai aspek dalam kehidupan manusia

"Jadi, langkah dasar yang harus dilakukan adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui program link and match antara pendidikan dengan industri. Upaya ini dilaksanakan secara sinergi antara Kementerian Perindustrian dengan kementerian dan lembaga terkait,seperti Bappenas, Kementerian BUMN, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi," jelas Erlina.

Menurutnya, Kabupaten Mempawah sekarang sedang menuju ke arah pembangunan yang lebih besar sebagaimana tertuang dalam tujuan pembangunan daerah Kabupaten Mempawah dalam mencapai misi kelima, yaitu memperkuat basis perekonomian daerah melalui penguatan sektor pertanian pelabuhan internasional dan pariwisata.

"Dengan  beroperasinya Terminal Pelabuhan Internasional Kijing dan smelter grade alumina refinery di Kecamatan Sungai Kunyit serta industri lainnya yang sudah mulai tumbuh di wilayah kabupaten Mempawah, pasti akan memerlukan jumlah tenaga kerja industri yang mempunyai kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri," paparnya.

Apabila melihat data jumlah proyeksi kebutuhan tenaga kerja industri tahun 2021 -2023 di wilayah Kabupaten Mempawah, terdapat kebutuhan yang cukup besar berjumlah 457 tenaga kerja.

"Seperti  pendidikan teknik mesin 115 orang, teknik elektro 117 orang, dan teknik kimia proses 225 orang," sebutnya.

Maka dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Mempawah telah melakukan langkah-langkah untuk mempersiapkannya dengan menyiapkan rencana pembangunan D3 industri, yang dimulai dari tahun 2018 hingga 2002, MoU terkait pembukaan Program Pendidikan Vokasi Setara D-1, serta penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dan perusahaan.

"Jadi, mereka yang mengikuti program pendidikan Vokasi setara D1 akan langsung mendapatkan pekerjaan yang dibutuhkan oleh perusahaan," tutur Erlina.

Erlina mengungkapkan, dengan adanya program pendidikan D1 ini, akan dapat meningkatkan keterampilan ataupun kompetensi sumber daya manusia, khususnya bidang industri di Mempawah. (ben/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda