Mempawah post authorBob 07 September 2020 76

Ribuan Jiwa pada Tiga Kecamatan di Mempawah Terdampak Banjir

Photo of Ribuan Jiwa pada Tiga Kecamatan di Mempawah Terdampak Banjir

MEMPAWAH, SP-  Ribuan jiwa pada tiga Kecamatan di Kabupaten Mempawah, terdampak bencana banjir. Di mana sejumlah warga terpaksa harus mengungsi di kawasan yang lebih tinggi, karena debit air diperkirakan akan terus naik.

Hal ini menjadi perhatian Wakil Bupati Mempawah, Muhammad pagi. Ia beserta istri, langsung meninjau lokasi banjir di kawasan desa Purun kecil.

"Memang terdapat beberapa desa di sejumlah kecamatan, yang terkena dampak banjir. Namun yang terbilang terbesar di Desa Purun Kecil," tegasnya.

Pagi menjelaskan, banjir yang terbilang baru kali ini terjadi yang besar di Desa Purun kecil. Namun ini akan menjadi catatan, agar banjir yang terjadi ini bisa diatasi, dan perlu dilakukan kajian.

"Kepala Desa Purun kecil, cepat tanggap dalam menangani warganya dan berkoordinasi dengan Pemda, karena baik TNI, polri dan BPBD Mempawah sudah turun," kata Pagi.

“Makanya, diimbau kepada masyarakat, agar mengikuti instruksi, baik Camat maupun Kepala Desa. Agar masyarakat bisa di monitor hal-hal yang diperlukan masyarakat,” tuturnya.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Didik sudarmanto menegaskan berdasarkan data yang telah sampai pada pihaknya, terdapat tiga Kecamatan di Mempawah yang terkena dampak banjir, akibat tingginya curah yang terjadi di wilayah Mempawah.

"Tiga kecamatan tersebut, terdiri dari Kecamatan Sungai Pinyuh, Kecamatan Segedong, dan Kecamatan Jongkat. Dengan total warga yang terdampak banjir, sekitar ribuan jiwa. Akibat tingginya curah hujan di Mempawah," ujarnya.

Didik menyatakan, dari ribuan warga yang terkena dampak  bencana banjir yang dialami warga dalam beberapa hari terakhir. Di mana sejumlah warga ada yang sudah mengungsi di kawasan yang lebih tinggi.

"Seperti warga Desa Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh terdata 130 jiwa yang mengungsi, 26 mengungsi di SMP 2, dan 104 di rumah kerabatnya. Sedangkan untuk warga Desa Peniti Dalam 2, terdata 30 jiwa yang mengungsi di SDN 8 Segedong," kata Didik.

Menurutnya, mereka yang mengungsi, dua warga Desa Purun Kecil harus dilarikan ke Puskesmas Purun, karena menderita sakit. "Karena sakit, dua warga harus mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas," tegasnya.

Lebih jauh, untuk ketinggian banjir masih sekitar 50 cm. Di mana lokasi yang terbilang terparah dari tiga Kecamatan di Kabupaten Mempawah, yaitu di kawasan Desa Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Ia mengatakan, langkahnya yang dilakukan sudah lapor ke pimpinan dan menyerahkan  bantuan kepada  sebagian korban.dan juga melaporkan ke BPBD  provinsi Kalbar. Didik berharap,  masyarakat lebih Dalam kondisi banjir saat ini, agar berhati hati khususnya keberadaan  aliran listrik maupun binatang berbisa.

Kepala Desa Purun kecil, Zainul mengatakan berdasarkan data pada sore Minggu(6/9/2020), ada 130 warga di Desa Purun Kecil yang mengungsi, akibat banjir yang terjadi dalam beberapa ini.

"Dari 130 yang mengungsi, ada empat warga menderita sakit," tegasnya.

Menurutnya,masyarakat yang terdampak bencana banjir ini, dengan total 2. 878 jiwa. Dimana penyebab banjir ini, diperkirakan karena adannya, penyumbatan di muara, tingginya curah hujan dan tinggi air pasang.

"Diperkirakan bencana banjir akan terus naik, melihat cuaca yang sudah mendung. Makanya kita terus melakukan siaga, karena pada malam Minggu, kita melakaukan evakuasi warga pada malam hari," kata Zainul. (ben)

 

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda