Mempawah post authorKiwi 07 Desember 2022

BKKBN Kalbar Himpun Masukan Dari Bidan Untuk Tingkatkan Pelayanan KB

Photo of BKKBN Kalbar Himpun Masukan Dari Bidan Untuk Tingkatkan Pelayanan KB Monitoring, evaluasi dan intensifikasi pelayanan KB difasilitas kesehatan di Kabupaten Mempawah pada Rabu (7/12).

MEMPAWAH, SP - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar monitoring, evaluasi dan intensifikasi pelayanan KB difasilitas kesehatan. Kegiatan tersebut melibatkan para bidan di sejumlah daerah termasuk di Kabupaten Mempawah pada Rabu (7/12).

Subkoordinator Subbid Kesehatan Reproduksi perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Ainul Fithri menjelaskan monitoring, evaluasi dan intensifikasi pelayanan KB sebelumnya telah diselenggarakan pada dua tempat yakni Desa Temajuk dan ibukota Kabupaten Sambas. Selanjutnya kegiatan yang menghadirkan para bidan tersebut juga dilaksanakan di Kabupaten Mempawah.

"Kegiatan ini untuk menghimpun masalah yang terjadi pada bidan di masing-masing wilayah," ungkap Subkoordinator Subbid Kesehatan Reproduksi perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Ainul Fithri.

Dirinya menyebutkan dalam monitoring, evaluasi dan intensifikasi pelayanan KB difasilitas kesehatan pihaknya mengumpulkan bidan swasta maupun puskesmas untuk menggali masalah yang dihadapi selama bertugas. Untuk selanjutnya dicarikan solusi agar dapat memberikan solusi yang terbaik untuk pelayanan KB.

"Di Mempawah ini juga sama intinya mencari kendala-kendala yang selama ini dihadapi para bidan. Masing-masing daerah pasti menghadapi masalah yang berbeda," jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mempawah, Jamiril mengungkapkan pelayanan KB di Kabupaten Mempawah terus digencarkan baik melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama, klinik bidan praktek. Lalu untuk ditingkat kecamatan bisa dilakukan di puskesmas yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Mempawah.

"Selain itu pelayanan KB bisa dilakukan di posyandu dan bisa juga dipusatkan pada satu tempat," ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mempawah, Jamiril.

Dirinya menambahkan untuk pelayanan KB diwilayah yang cukup jauh dari ibukota kabupaten seperti Kecamatan Sadaniang. Untuk pelayanan KB diwilayah tersebut maka pihaknya biasa terlebih dahulu menyurati perangkat desa. Lalu untuk daerah yang mudah cukup dengan himbauan warga akan datang ke fasilitas kesehatan.

"Untuk masyarakat sebagian besar sudah memahami dan mengenali berbagai alat kontrasepsi, lalu untuk pengaturan jarak kehamilan warga juga alhamdulillah memahami," tutupnya.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda