Nasional post authorAju 01 Desember 2021

Hate Speech atas Antonius Benny Susetyo, Pigai dan Rocky Gerung Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Photo of Hate Speech atas Antonius Benny Susetyo, Pigai dan Rocky Gerung Dilaporkan ke Bareskrim Polri Rocky Gerung

JAKARTA, SP – Koordinator Advokat Prekat Nusantara, Petrus Selestinus, SH, mengatakan, hate speech dilakukan Natalius Pigai, Rocky Gerung, Rafly Harun, dan Hersubeno Arief dilaporkan ke Badan Reserse dan Kriminal Polisi Republik Indonesia (Bareskrim Polri) di Jakarta, Rabu, 1 Desember 2021.

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, menurut Petrus Selestinus, “Supaya memberikan pelajaran bagi pihak-pihak yang suka menjual isu suku, agama, ras dan antar golongan untuk mengadu-domba masyarakat.”

Sedianya nama Adhie S Massardi, mantan jurubicara Presiden Abdurachman Wahid (1999 – 2001), turut dilaporkan, tapi kemudian tidak masuk daftar. Justru nama Hersubeno Arif dan Rafly Harun, ikut dilaporkan.

Natalius Pigai, mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) periode 2012 – 2017. Rocky Gerung mantan tim sukses Calon Presiden Prabowo Subianto dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia tahun 2019.

Rafly Harun, praktisi hukum dan mantan komisaris di salah satu badan usaha milik negara. Hersubeno Arif merupakan youtuber.

Dikatakan Petrus Selestinus, Natalius Pigai, Rafly Harun, Hersubeno Arif dan Rocky Gerung, sering membuat narasi yang menimbulkan kebencian dan masuk ke wilayah suku, agama, ras dan antar golongan.

Petrus Selestinus, mencontohkan salah satu dugaan tindak pidana yang dilaporkan adalah tuduhan komplotan Natalius Pigai, Rocky Gerung, Rafly Harun dan Hersubeno Arief kepada Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo Pr.

Petrus Selestinus, menilai tudingan Antonius Benny Susetyo Pr, ikut campur masalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan menyebut tidak tahu batasan, adalah fitnah dan upaya memecah belah bangsa.

“Telah menyerang pribadi Antonius Benny Susetyo secara tidak proposional, seolah-olah telah me-release komentar negative tentang MUI,” kata Petrus Selestinus.

Petrus Selestinus, terhadap tuduhan yang tidak berdasar dan bersifat mengadu domba tersebut, harus ada konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan.

Diungkapkan Petrus Selestinus, Antonius Benny Susetyo, tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun yang menyinggung MUI. “Bahkan Antonius Benny Susetyo ingin MUI lebih baik,” kata Petrus Selestinus.

Dikatakan Petrus Selestinus, mengatakan sebelumya sudah pernah meminta komplotan Rocky Gerung untuk meminta maaf telah menuduh Antonius Benny Susetyo. Namun permintaan ditolak.

Karena itu, kemudian Pergerakan Advokat Nusantara memutuskan untuk membuat laporan polisi.

Antonius Benny Susetyo, mengatakan tudingan dan fitnah kepada Antonius Benny Susetyo dapat merugikan dan memprovokasi masyarakat serta membuat situasi tidak kondusif.

Karena itu, Petrus Selestinus, berharap laporan dilayangkan Rabu, 1 Desember 2021, diterima dan ditindaklanjuti pihak kepolisian.

“Selama ini mereka tidak pernah diproses, sekali ini kita minta ditindak,” tegas Petrus Selestinus. *

Wartawan: Aju

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda