Nasional post authorAju 05 Oktober 2021

Panglima Jambul: Gatot Nurmantyo Sengaja Rusak Citra TNI

Photo of Panglima Jambul: Gatot Nurmantyo Sengaja Rusak Citra TNI Tobias Ranggie SH (Panglima Jambul)

JAKARTA, SP – Pengamat hukum dan politik di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Tobias Ranggie SH (Panglima Jambul), menilai mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, telah dengan sengaja merusak citra kelembagaan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Hari Ulang Tahun TNI ke-76, Selasa, 5 Oktober 2021, telah dirusak Gatot Nutmantyo. Sebaiknya Gatot Nurmantyo, segera diseret ke dalam ranah hukum, karena pada Minggu malam, 26 September 2021, menuding Partai Komunis Indonesia atau PKI telah menyusup ke dalam tubuh TNI,” kata Panglima Jambul, Selasa pagi, 5 Oktober 2021.

Menurut Panglima Jambul, Gatot Nurmantyo menuding TNI disusupi PKI, tidak lebih dari sikap sakit hati dan frustrasi karena tidak dipakai lagi di lembaga pemerintahan. Tapi sejak awal, sebelum diberhentikan dari Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, mulai menimbulkan sikap berseberangan dengan Pemerintah Republik Indonesia.

Di antaranya menginstruksikan seluruh kelembagaan TNI untuk menonton Film G30S 1965, tapi lucunya saat nonton bersama, Gatot Nurmantyo justru tertidur sendiri.

Padahal larangan menonton dan atau memutar Film G30S 1965 keluar saat Menteri Penerangan Republik Indonesia dijabat Letnan Jenderal (Purn) Yunus Yosfiah, dan ketika itu Presiden Indonesia dijabat BJ. Habibie.

Demikian pula, saat Menter Pertahanan Republik Indonesia, dijabat Yuwono Sudarsono, sudah diperintahkan untuk melakukan pelurusan sejarah di sekitar G30S 1965.

“Sejarahnya, justru kelembagaan TNI dalam ketatanegaraan Indonesia, sebuah institusi yang sangat anti PKI. Gatot Nurmantyo itu mimpi di siang bolong,” kata Panglima Jambul.

Panglima Jambul mengatakan, Gatot Nurmantyo telah membuat rasa sakit hati kelembagaan TNI.

Sebagai dampaknya, kalaupun Gatot Nurmantyo dicalonkan di dalam Pemilihan Umum Presiden tahun 2024, minimal sudah tidak ada lagi sikap simpati dari Keluarga Besar TNI.

“Gatot Nurmantyo itu telah melakukan gerakan bunuh diri secara politik. Aneh ada pensiunan jenderal berperilaku seperti ini,” kata Panglima Jambul.

Dikatakan Panglima Jambul, “Kalau memang TNI sudah disusup PKI, kenapa selama menjadi Panglima TNI, Gatot Nurmantyo sama sekali tidak melakukan tindakan?” *

 

Wartawan: Aju

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda