Nasional post authorAju 15 September 2021

Ade Armando: Chat Mesum dengan Firza Hussein Hancurkan Reputasi MRS

Photo of Ade Armando: Chat Mesum dengan Firza Hussein Hancurkan Reputasi MRS Ade Armando

JAKARTA, SP – Staf pengajar ilmu komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Ade Armando, mengatakan, chat mesum dengan janda bahenol Firza Hussein, betul-betul menghancurkan reputasi dan nama baik Muhammad Rizieq Shihab (MRS).

Hal itu dikemukakan Ade Armando dalam jaringan Coktro Televisi, Rabu pagi, 15 September 2021, menanggapi Kepala Polisi Daerah Mentropolitan Jakarta Raya, Inspektur Jenderal Polisi Dr Fadil Imran.

“Boleh jadi ini sebagai kartu truft bagi Pemerintah. Kalau kelompok radikal selalu meronrong Pemerintah, maka chat mesum segera dibuka kembali, sehingga membuat borok MRS terbuka lebar di hadapan publik,” kata Ade Armando.

MRS, mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) yang sekarang sudah dipenjara 4 tahun, sempat kabur ke Arab Saudi tahun 2017, kemudian pulang ke  Jakarta, Selasa, 10 Nopember 2021, dan ditangkap Polisi di Jakarta, Sabtu dinihari, 13 Desember 2020.

“Proses penyidikan tengah berjalan,” kata Fadil Imran, Kepala Polisi Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Rabu pagi, 8 September 2021.

Fadil Imran mengatakan hal itu menanggapi, Surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas kasus chat mesum pemimpin Front Pembela Islam (FPI) MRS dibatalkan. Putusan tersebut dibacakan oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa, 29 Desember 2020.

Dalam kasus kerumuman sebagai bentuk pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) untuk menghentikan penularan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) di Megamendung, Bogor, dan Petamburan, Jakarta Pusat, MRS divonis 8 bulan penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 27 Mei 2021.

Kemudian, MRS divonis 4 tahun penjara di Pengadilan Jakarta Timur, Kamis, 24 Juni 2021, karena melakukan tindak pidana turut serta menyebarkan berita bohong di Rumah Sakit Ummi Bogor.

MRS dinyatakan bersalah, selalu menghindari dari pemeriksaan kesehatan, dengan menyatakan tidak sakit, tapi setelah ditangkap Polisi, Sabtu dinihari, 13 Desember 2020, diketahui positif Covid-19.

Fadil Imran, mengatakan, MRS disangkakan dengan pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2008, Pornografi undang-undang ini menyatakan bahwa setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat antara lain: persenggamaan (termasuk yang menyimpang), kekerasan seksual, masturbasi (onani), ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan, alat kelamin, atau pornografi anak.

Menurut Ade Armando, martabat dan kehormatan MRS betul-betul hancur, berantakan, kalau chat mesum betul-betul dibuka kembali oleh Polisi Republik Indonesia (Polri).

Dibukanya kembali chat mesum, akan membuat jaringan MRS yang sekarang tengah meringkuk di penjara, akan berpikir ulang berani terima orderan demonstrasi dan atau merongrong Pemerintah dari kalangan kelompok sakit hati dan oposisi.

“Sudah menjadi rahasia umum, setiap kali pemerintahan Presiden Joko Widodo akan menerbitkan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kelangsungan hidup kelompok tertentu, kelompok MRS langsung berisik di mana-mana,” ujar Ade Armando.

Diungkapkan Ade Armando, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan tenaga kerja asing dari China, selalu ditiupkan setiap kali pemerintah akan menagih utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), penertiban bisnis tidak efesien di PT Pertamina, serta perampasan asset negara yang selama ini dikuasai anak almarhum Presiden Soeharto.

MRS di mata Ade Armando, merupakan simbol radikalisme di Indonesia, sehingga dibutuhkan strategis yang efektif dan efesien di dalam menghadapinya. *

Sumber: cokro tv

Redaktur: Aju

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda