Nasional post authorBob 20 Januari 2021 68

Konsep Presisi Antar Komjen Listyo jadi Kapolri ke-25

Photo of Konsep Presisi Antar Komjen Listyo jadi Kapolri ke-25 CALON TUNGGAL - Kabareskrim yang pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Jokowi disetujui Komisi III DPR RI sebagai Kapolri usai fit and proper test. Ist

JAKARTA, SP - Komisi III DPR RI, akhirnya menyetujui penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Persetujuan ini disampaikan setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam rapat internal Komisi III DPR pada Rabu (20/1) siang WIB.

Bahkan, seluruh fraksi menyatakan setuju Komjen Pol Listyo Sigit sebagai Kapolri dan juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal Pol Idham Azis dari jabatan Kapolri. Maka, tepat 1 Februari 2021, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) yang pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini, akan menjabat sebagai Trunojoyo 1.

"Berdasarkan catatan fraksi-fraksi, akhirnya pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI secara mufakat menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal Pol Idham Azis dan menyetujui pengangkatan Komjen Pol Listyo Sigit sebagai Kapolri," kata Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry.

Menurut dia, keputusan Komisi III DPR RI tersebut akan ditetapkan dalam pengambilan keputusan Tingkat II dalam Rapat Paripurna DPR dalam waktu terdekat dan akan diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelum pengambilan keputusan tersebut, masing-masing perwakilan fraksi menyampaikan pandangannya, seluruh fraksi menyatakan setuju pengangkatan Listyo Sigit sebagai Kapolri. Ada tiga fraksi yang memberikan catatan yaitu Fraksi PAN, Fraksi PKS, dan Fraksi Partai Demokrat.

Rapat pengambilan keputusan tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry dan didampingi para Wakil Ketua Komisi III DPR RI yaitu Ahmad Sahroni, Desmond J Mahesa, Pangeran Khairul Saleh, dan Adies Kadir. Selain itu, juga dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Sebelumnya, sebagai calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengunjungi beberapa mantan kapolri untuk meminta doa restu hingga nasihat.

Adapun mantan kapori yang disambangi antara lain, Jenderal (Purn) Sutarman, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal (Purn) Roesman Hadi, dan Jenderal (Purn) Roesdihardjo, serta terakhir adalah Jenderal (Purn) Tito Karnavian.

"Sebagai anak dan bapak, Pak Sigit meminta dukungan dan wejangan sekaligus silaturahmi kepada mantan Kapolri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya.

Argo menuturkan, anjangsana yang sudah menjadi tradisi ini merupakan bentuk penghormatan generasi muda Polri kepada pimpinan terdahulu. Dalam kesempatan itu, para mantan kapolri tersebut mengungkapkan, tugas sebagai kapolri adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan baik.

Para mantan kapolri juga berpesan kepada Listyo agar tetap menjaga soliditas internal, baik dengan senior maupun junior. "Juga menjaga sinergitas dengan TNI yang sudah sangat terjalin baik," ungkap Argo.

Terakhir, para senior itu berpesan bahwa Polri harus dipercaya masyarakat agar selalu didukung dalam setiap tugasnya.

Presiden Joko Widodo sebelumnya memilih Listyo sebagai calon tunggal kapolri. Listyo menjadi kandidat untuk menggantikan kapolri saat ini, Jenderal (Pol) Idham Azis, yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2021.

Presiden Jokowi sudah menyerahkan nama kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri itu kepada DPR pada Rabu (13/1) untuk diproses. Sesuai peraturan perundang-undangan, selanjutnya Listyo akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, sebelum DPR memberikan persetujuan atas nama calon yang diajukan Presiden.

Selain menemui para mantan Kapolri, mantan Ajudan Presiden Jokowi ini juga bertamu ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Kunjungan tersebut diketahui melalui unggahan Agus Harimurti Yudhoyono melalui akun Twitter pribadinya, @AgusYudhoyono, pada 18 Januari 2021.

"Hari ini, di kantor DPP @PDemokrat, saya bersilaturahmi dengan Komjen Pol Listyo Sigit. Dlm kesempatan ini, saya dan @PDemokrat, menyampaikan harapan agar nanti jika terpilih, di bawah kepemimpinan beliau, Polri dpt semakin aktif dlm menegakan hukum yang independen, netral, dan imparsial," demikian cuitan pria yang biasa disapa AHY.

Kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri itu, Agus berharap Polri semakin profesional dalam menyelesaikan isu-isu terkait intoleransi, radikalisme, serta semakin sukses dalam menciptakan stabilitas keamanan nasional.

"Terakhir, saya menyampaikan pada Komjen Sigit agar Kapolri yang baru dapat berdiri di atas semua kelompok, golongan dan kepentingan. Agar keadilan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat, ‘justice for all’. Semoga sukses Komjen Sigit," ucap Agus.

Road show menjelang uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri, yang akan dilakukan oleh Komisi Hukum DPR dijadwalkan Rabu (20/1).

Pencalonan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri mendapat dukungan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Listyo Sigit merupakan calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan. “Saya mendukung penuh Pak Sigit dalam mewujudkan Polri yang Promoter (profesional, modern, dan terpercaya),” kata Gatot dalam keterangannya, Jumat (15/1).

Gatot mengatakan, dirinya tetap seorang personel Korps Bhayangkara yang setia kepada pimpinan dan negara. Maka dari itu, ia bersama dengan kapolri baru nantinya akan membawa institusi Polri terus berbenah.

“Kami akan bersama-sama membangun institusi untuk melanjutkan darmabakti kepada negara,” ujar dia.

Nama Gatot sebelumnya juga masuk dalam bursa calon kapolri pengganti Jenderal (Pol) Idham Azis yang memasuki masa pensiun pasa 1 Februari 2021.

Gatot, Listyo, dan tiga komisaris jenderal lainnya direkomendasikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Presiden Jokowi. Ternyata, Jokowi dengan hak prerogatifnya sebagai presiden memilih Listyo menjadi calon tunggal kapolri dan diajukan kepada DPR pada Rabu (13/1).

Sebelumnya, Kapolri Idham Azis juga telah mengajak jajarannya mendukung Listyo hingga pelantikan. “Saya mengajak kepada rekan-rekan semua untuk bergandeng tangan memberikan dukungan kepada Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo," ujar Idham dalam keterangannya, Kamis (14/1).

Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Wahyu Widada memimpin rombongan yang menyerahkan makalah calon Kapolri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat. Wahyu tiba di Komisi III DPR pukul 15.18 WIB. Selain Wahyu, tampak pula Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdi Sambo, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta.

"Kegiatan kami hari ini adalah menyerahkan naskah fit and proper test yang besok akan dilaksanakan. Kami datang ke sini mewakili Bapak calon Kapolri," kata Wahyu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021.

Wahyu mengatakan Listyo Sigit tak bisa datang sendiri. Menurut dia, yang datang hari ini hanyalah tim naskah saja. Namun, Wahyu menampik dirinya termasuk tim ahli Listyo Sigit. Ia mengaku hanya datang sebagai perwakilan Kepala Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri itu.

"Saya bukan tim ahli," kata teman seangkatan Sigit di Akademi Kepolisian 1991 sekaligus peraih Adhi Makayasa ini.

Irjen Pol Wahyu pun tak bersedia menyampaikan judul sekaligus sekilas isi makalah Sigit, termasuk berapa halaman makalah tersebut. Dia berujar hal itu akan disampaikan Sigit secara langsung saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri Rabu, 20 Januari 2021.

"Besok mulai jam sepuluh, kemudian akan diberikan waktu kepada beliau untuk memberikan paparan, kemudian ada penyampaian-penyampaian dari para anggota DPR RI," kata Wahyu.

Dalam halaman muka makalah calon Kapolri yang dibagikan kepada anggota Komisi III, tertulis kalimat "Transformasi Menuju Polri yang Presisi". Presisi merupakan akronim dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. (cnn/tem/pas)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda