Nasional post authorKiwi 24 Juni 2021

DPD Sepakati Jadwal Pemilu 2024

Photo of DPD Sepakati Jadwal Pemilu 2024 Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi

JAKARTA, SP –  Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI)  bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyepakati pelaksanaan Pemilu 2024, tanggal 28 Februari untuk Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg), serta Pilkada pada 27 November.

Memimpin Rapat Pleno dengan Ketua KPU Ilham Saputra, Selasa (22/6), Ketua Komite I DPD RI Fachrur Razi mengatakan, keputusan ini sesuai Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi UU.

Pilpres, DPR, DPD, dan DPRD mempertimbangkan pemberian waktu yang memadai antara penyelesaian hasil pemilu dan penetapan hasil pemilu dengan jadwal pencalonan Pilpres, mengingat salah satu syarat pencalonan Pilpres adalah hasil Pemilu tahun 2024 berupa jumlah suara atau jumlah kursi di DPR RI.

"Memperhatikan beban kerja Badan Adhoc pada tahapan pemilu yang beririsan dengan tahapan  pilpres, agar hari pemungutan suara tidak bertepatan pada kegiatan keagamaan (bulan Ramadan), Rekapitulasi Perhitungan Suara tidak bertepatan dengan hari raya keagamaan (Idulfitri)," ujarnya.

Fachrul Razi mengatakan, kompleksitas persoalan Pemilu dan Pilkada, mulai dari penetapan waktu, teknis pelaksanaan, validasi pemilih, pembiayaan, sumber daya manusia, dan penyelesaian sengketa hasil Pemilu/Pilkada dalam setiap penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada selalu mewarnai.

"Sebagaimana pengalaman Pemilu 2019, dimana banyak petugas KPPS yang meninggal dunia, patut menjadi pertimbangan dalam menentukan persiapandan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 untuk lebih hati-hati. Hendaknya KPU sebagai penyelenggara pesta demokrasi terbesar di Republik ini harus lebih cermat, hati-hati, profesional, dan netral, agar kualitas demokrasi kita lebih meningkat serta menghasilkan kepemimpinan nasional yang baik," kata Fachrul Razi.

Sebagaimana diketahui Anggaran KPU TA 2021-2025 sebesar Rp86 trilliun lebih. Usulan Anggaran Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2024 untuk 33 provinsi  dan 508 kabupaten/kota.

Rapat Pleno Komite I DPD RI dengan KPU RI menyimpulkan, bahwa Komite I DPD RI mengapresiasi pemaparan materi KPU RI terkait Persiapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Komite I DPD RI memandang bahwa Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 memiliki kompleksitas permasalahan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, DPD RI mendorong KPU RI untuk melakukan persiapan secara cermat, tepat dan menyeluruh, dengan tetap mengacu peraturan perundangan, mulai dari pengaturan jadwal dan tahapan pemilihan, penyusunan regulasi, validasi data pemilih, rekrutmen penyelenggara pemilihan, kesiapan anggaran, sampai pemanfaatan teknologi informasi dalam Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.

Komite I DPD RI dan KPU RI sepakat bahwa Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, tidak sekadar untuk menyiapkan pesta besar demokrasi secara prosedural, namun menjadi ikhtar bersama guna menghasilkan para wakil rakyat, wakil daerah dan pimpinan pemerintahan yang baik, kompeten dan penuh integritas, untuk membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat dan bangsa Indonesia.(nif)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda