Nasional post authorBob 28 November 2020 105

Janji Prabowo akan Jebloskan Kader Korupsi ke Penjara Digugat Netizen

Photo of Janji Prabowo akan Jebloskan Kader Korupsi ke Penjara Digugat Netizen Janji Prabowo akan Jebloskan Kader Korupsi ke Penjara Digugat Netizen

JAKARTA, SP - Usai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) yang juga Wakil Ketua Umum Gerindra, Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), publik teringat janji Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal pemberantasan korupsi.

Janji itu lugas dan tegas disampaikan Prabowo dalam Debat Pertama Antarkandidat Pilpres 2019 lalu. Prabowo yang kala itu menjadi calon presiden bersanding bersama Sandiaga Uno yang menjadi cawapresnya.

Pada Debat Pertama Antarkandidat Pilpres 2019, 17 Januari 2019, Prabowo berjanji menjebloskan kader partainya yang terbukti korupsi. Pernyataan itu bermula dari pertanyaan capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

Pada momen tersebut Jokowi mengutip data Indonesia Corruption Watch (ICW) bahwa Gerindra jadi partai yang paling banyak mencalonkan eks koruptor pada Pemilu 2019.

"Menurut ICW, partai yang Bapak pimpin termasuk yang paling banyak mencalonkan mantan koruptor atau mantan napi korupsi. Yang saya tahu, caleg itu yang tanda tangan adalah ketua umumnya, berarti Pak Prabowo yang tanda tangan," kata Jokowi kala itu, seperti dikutip dari cuplikan rekaman yang terdokumentasi dalam Youtube CNN Indonesia.

Mendapat 'serangan' tersebut, Prabowo langsung membantah klaim Jokowi. Prabowo menyebut data ICW subjektif. Dia pun menegaskan partainya sudah menyeleksi kader-kader terbaik untuk maju sebagai caleg.

"Baik itu, mungkin ICW, tapi saya sendiri belum dapat itu, laporan itu," ujar Prabowo membuka tanggapannya. "Dan, benar-benar saya kira itu sangat subyektif. Saya tidak setuju, saya juga seleksi caleg-caleg itu. Kalau ada bukti juga silakan laporkan kepada kami," sambung Prabowo.

Lebih lanjut, Mantan Danjen Kopassus itu menyebut korupsi terkadang dilakukan politikus lintas partai. Sehingga, ia meminta agar para politikus tidak saling menuduh partai lain.

Prabowo lalu dengan nada bicara yang terdengar meninggi menegaskan jaminan bahwa Gerindra akan melawan korupsi, bahkan dia sendiri yang akan berdiri di depan menghadapi kader-kadernya.

"Saya jamin Partai Gerindra akan melawan korupsi ke akar-akarnya. Kalau ada anggota Gerindra yang korupsi, saya yang akan masukin ke penjara sendiri," tandas Prabowo.

Menanggapi jawaban Prabowo tersebut, Jokowi meralat bahwa yang dilaporkan ICW itu adalah mantan napi koruptor, bukan terpidana atau tersangka korupsi.

Prabowo sempat menyela untuk menanggapi kembali, namun dilarang moderator debat kala itu yakni presenter Ira Koesno. Prabowo yang terlihat keki, lalu mencoba mencairkan suasana dengan berjoget-joget. Polah Prabowo itu mengundang tawa penonton yang hadir di tempat debat, sehingga Sandiaga yang berada di sampingnya mencoba pula mencairkan suasana dengan berpura-pura memijit pundak Ketum Gerindra tersebut.

Terkini, bersama 16 orang lainnya dalam giat yang dilakukan hingga Rabu (25/11) dini hari WIB, Edhy bersama istrinya yang juga anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Iis Rosita Dewi, diamankan terkait dugaan tipikor dalam izin ekspor benih lobster.

Partai Gerindra belum menentukan sikap terkait kasus yang menjerat kadernya itu. Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut Prabowo masih menunggu proses di KPK.

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan Prabowo sudah mengetahui penangkapan Edhy di Bandara Soekarno-Hatta pada dini hari tadi. Prabowo menunggu informasi selanjutnya dari KPK.

"Kami sudah melaporkan kepada Ketua Umum kami dan arahan dari Ketua Umum untuk menunggu perkembangan lebih lanjut informasi dari KPK," kata Dasco di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Partai Gerindra mengetahui penangkapan Edhy itu dari media. Dasco sendiri terakhir kali berkomunikasi dengan Edhy sebelum berangkat ke Amerika Serikat. "Mungkin 2 minggu yang lalu atau 12 hari yang lalu, saya lupa," ujarnya.

Edhy Prabowo sendiri diketahui punya kedekatan tersendiri dengan Prabowo Subianto. Dulu, Edhy adalah atlet silat dan pernah meniti karier di dunia militer pada 1991. Kala itu dia berhasil diterima menjadi anggota Akabri di Magelang, Jawa Tengah.

Setelah itu, ia merantau ke Jakarta dan diperkenalkan dengan Prabowo Subianto, yang kala itu masih berpangkat Letkol dan menjabat Dangrup III TNI AD. Edhy dan Prabowo berkenalan di salah satu acara pesta di bilangan Pantai Ancol. Sayang, kariernya jadi tentara juga sebentar. Di militer, dia hanya bertahan dua tahun. Edhy dikeluarkan karena terkena sanksi dari kesatuan.

Prabowo akhirnya menampung Edhy dan teman-temannya. Khusus buat Eddy, dia dibiayai Prabowo mengenyam ilmu pendidikan Fakultas Ekonomi Universitas Moestopo. Seiring dengan waktu berjalan, Edhy akhirnya menjadi orang kepercayaan Prabowo. Dia menjadi orang yang mendampingi jenderal bintang tiga tersebut saat berdomisili di Jerman dan Yordania.

Penangkapan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mencoreng citra Partai Gerindra. Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto lalu turun tangan memberikan arahan.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, Prabowo sudah mengetahui kabar geger Edhy Prabowo terciduk operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 25 November 2020 dini hari. Menurut Dasco, Prabowo kemudian memberikan arahan. Prabowo meminta menunggu informasi selanjutnya dari KPK.

Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, Prabowo sudah mengetahui kabar geger Edhy Prabowo terciduk operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 25 November 2020 dini hari. Menurut Dasco, Prabowo kemudian memberikan arahan. Prabowo meminta menunggu informasi selanjutnya dari KPK.

"Nah, untuk itu, kami dari Partai Gerindra belum bisa berkomentar lebih jauh, kami masih menunggu informasi yang valid dari KPK tentang itu. Dan kami mohon rekan-rekan media bersabar dan untuk menunggu perkembangan lebih lanjut," ujarnya. (cnn/mer)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda