Nasional post authorBob 28 November 2020 118

KH Miftachul Akhyar Pimpin MUI Pusat

Photo of KH Miftachul Akhyar Pimpin MUI Pusat KH Miftachul Akhyar Pimpin MUI Pusat

JAKARTA, SP - Miftachul Akhyar, terpilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Ketum MUI) periode 2020-2025. Ia menggantikan Ma'ruf Amin, pemimpin sebelumnya.

Adapun posisi Wakil Ketua Umum adalah Anwar Abbas, Marsyudi Suhud, dan Basri Bermanda. Sementara untuk Ketua Dewan Pertimbangan diisi oleh Ma'ruf Amin, Sekretaris Jenderal diisi oleh Amirsyah.

Penetapan Miftachul dihasilkan secara mufakat oleh Tim Formatur Musyawarah Nasional dan MUI secara tertutup 17 tim formatur dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat,” kata Ma’ruf melalui siaran pers pada Jumat (27/11/2020) dini hari WIB.

Selain menetapkan formasi kepengurusan baru, Munas X MUI menghasilkan sejumlah keputusan antara lain di bidang fatwa, yakni empat fatwa soal haji dan satu fatwa soal human deploit cell. Sementara itu untuk rekomendasi, Munas X MUI mengeluarkan Taujihat Jakarta merespons berbagai problematika dan dinamika mutakhir di tingkat nasional dan internasional.

Ketua umum MUI demisioner sekaligus Ketua Tim Formatur Ma'ruf Amin memimpin jalannya rapat dengan menerima masukan dari banyak pihak. Pimpinan harian MUI 2020-2025 diisi beberapa kalangan muda yang sudah lama aktif di MUI. Beberapa nama baru juga muncul karena aspek kualifikasi dan keterwakilan ormas.

Musyawarah Nasional (Munas) X MUI berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta.

Berdasarkan susunan hasil rapat tim formatur Munas MUI X yang diterima MNC Media, sejumlah nama tokoh masuk dalam kepengurusan MUI periode 2020-2025.

KH Miftachul Akhyar, merupakan pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya. Ia merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di Jawa Timur.

Ia menjabat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menggantikan KH Ma'ruf Amin yang saat ini telah menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) dan Dewan Pertimbangan MUI.

Kiai Miftah sosok ulama yang melakukan pengabdian di NU sejak usia muda. Dia merupakan anak dari pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah KH Abdul Ghoni. Ia tercatat pernah menjabat Rais Syuriyah PCNU Surabaya, Rais Syuriah Jawa Timur, hingga Wakil Rais Aam PBNU.

Kiai Miftah pun tercatat pernah menjadi santri Pondok Pesantren Tambak Beras, Pondok Pesantren Sidogiri, hingga Pondok Pesantren Lasem, Jawa Tengah.

Pria kelahiran 1 Januari 1953 itu juga pernah Majelis Ta'lim Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Makki Al-Maliki di Malang, tepatnya ketika Sayyid Muhammad masih mengajar di Indonesia.

Kiai Miftah juga merupakan salah satu ulama yang meminta Polri menangkap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus penistaan agama. Namun, ia tetap mengimbau agar warga Nahdliyin tidak ikut demo Aksi Bela Islam 212 karena kasus tersebut telah diproses Polri. (cnn/tem)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda