Nasional post authorBob 30 November 2020 324

Presiden Jokowi Kecam Pembunuhan di Sigi, Instruksikan Kapolri dan Panglima TNI Bongkar Pelaku Hingga Tuntas

Photo of Presiden Jokowi Kecam Pembunuhan di Sigi, Instruksikan Kapolri dan Panglima TNI Bongkar Pelaku Hingga Tuntas Presiden Jokowi Kecam Pembunuhan di Sigi, Instruksikan Kapolri dan Panglima TNI Bongkar Pelaku Hingga Tuntas

JAKARTA, SP - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pembunuhan sadis di Sigi, Sulawesi Selatan merupakan tindakan biadab. Dia menyebut pembunuhan yang menewaskan 4 orang dalam satu keluarga itu sengaja diciptakan untuk provokasi.

"Tindakan yang biadab itu jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah-tengah masyarakat yang ingin merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/11/2020).

Jokowi juga mengutuk keras pembunuhan tersebut. Dia mengatakan pembantaian tersebut merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan.

"Saya mengutuk keras tindakan-tindakan di luar batas kemanusiaan dan tidak beradab yang menyebabkan 4 orang saudara-saudara kita yang meninggal dunia dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah," jelasnya.

Jokowi juga menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ini adalah tragedi kemanusiaan dan pemerintah akan memberikan santunan kepada mereka yang ditinggalkan," sebut Jokowi.

Presiden juga meminta masyarakat Indonesia tetap tenang menyusul adanya pembunuhan sadis yang menewaskan 4 orang di Sigi, Sulawesi Tengah. Jokowi mengajak semua pihak untuk melawan terorisme.

"Sekali lagi, saya tegaskan bahwa tidak ada tempat di Tanah Air kita ini bagi terorisme. Saya meminta kepada seluruh masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatuan namun juga tetap waspada. Kita semua harus bersatu melawan terorisme," katanya.

Jokowi mengutuk keras tindakan tak beradab pembunuhan di Sigi yang menyebabkan 4 orang tewas. Dia mengatakan pembunuhan di Sigi bertujuan untuk memprovokasi masyarakat.

"Tindakan yang biadab itu jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah-tengah masyarakat yang ingin merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban pembunuhan di Sigi. Pemerintah juga, kata Jokowi, akan memberikan santunan kepada mereka yang ditinggalkan.

 

"Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya. Saya juga sudah memerintahkan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Jokowi. (det/cnn/mer)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda