Ponticity post authorKiwi 01 Desember 2021

Mahasiswa KKM IKIP PGRI Pontianak Gelar Sosialisasi Bahaya NAPZA

Photo of Mahasiswa KKM IKIP PGRI Pontianak Gelar Sosialisasi Bahaya NAPZA Mahasiswa KKM IKIP PGRI Pontianak bekerja sama dengan Polsek Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, mengadakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan NAPZA di Desa Dosan, Kecamatan Parindu, belum lama ini. IST/FREDITHA YUNIKA

PONTIANAK, SP - Mahasiswa KKM IKIP PGRI Pontianak bekerja sama dengan Polsek Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, mengadakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lain (NAPZA) di Desa Dosan, Kecamatan Parindu, belum lama ini.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Ruang Laboratorium SMP Negeri 05 Parindu di Dusun Kopar tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX SMP Negeri 05 Parindu. Tujuannya mengenalkan apa itu NAPZA sekaligus bahayanya sedari dini agar dapat mengantisipasi adanya potensi penyalahgunaan NAPZA yang dapat berdampak buruk bagi masyarakat khususnya generasi muda.

Berangkat dari hal tersebut, sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan bagi para siswa tentang bahaya NAPZA sehingga pada akhirnya mereka dapat menjadi pelopor untuk memerangi penyalahgunaannya.

Kepala SMP Negeri 05 Parindu, Siyun, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Bagus sekali ini dilaksanakan, karena jarang sekali sosialisasi seperti ini dilaksanakan di sini, jadi sosialisasi seperti ini masih tergolong hal baru bagi siswa-siswi di sini,” ujarnya.

Adapun yang menjadi narasumber dalam sosialisasi adalah Kanitbinmas Polsek Parindu, Aiptu Thomson M Pakpahan. Dalam paparannya, dia menjelaskan bahwa narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun bukan dari tanaman, baik itu sintesis atau semisintesis yang dapat menyebabkan penurunan dan perubahan kesadaran, mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Pakpahan juga menjelaskan tentang dampak buruk dari candu/opium/heroin, sabu, ekstasi, ganja dan inhalants.

Di akhir materi, Pakpahan mengingatkan untuk berhati-hati dalam bergaul, cari teman dan lingkungan yang baik karena banyak sekali modus masuknya narkoba ke Indonesia termasuk ke wilayah Kalimantan Barat.

Kegiatan yang diikuti oleh 77 orang peserta ini berlangsung dengan lancar sampai akhir acara. Peserta tampak antusias dan mendengarkan penjelasan pemateri dengan baik.

Besar harapan agar para siswa dan segenap warga sekolah bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah bebas Napza, serta meningkatkan daya tangkal terhadap penyalahgunaan Napza dikalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya.

KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh IKIP PGRI Pontianak. Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa IKIP PGRI Pontianak yang merupakan perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih tiga pekan atau sekitar 21 hari yaitu mulai dari 8 hingga 28 November 2021. Kelompok KKM yang berlokasi di Desa Dosan, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau ini berjumlah 20 mahasiswa.

Tidak hanya program sosialisasi bahaya penyalahgunaan NAPZA saja yang telah dilaksanakan oleh peserta KKM IKIP PGRI Pontianak di Desa Dosan, namun ada program lain seperti bimbingan belajar gratis khusus jenjang SD, eksplorasi tempat wisata, pemasangan nomor rumah warga, pemasangan plang nama dusun, membantu posyandu, serta gotong royong bersama warga Dusun.

Kegiatan sosialisasi penyalahgunaan NAPZA menjadi salah satu program unggulan KKM IKIP PGRI Pontianak dalam bidang kesehatan.

Mahasiswa KKM IKIP PGRI Pontianak di Kecamatan Parindu mengucapkan banyak terima kasih pada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, terutama kepada pihak Polsek Kecamatan Parindu, Kepala SMP Negeri 05 Parindu serta para Dewan Guru yang telah turut mendukung dan menjadi fasilitator kegiatan ini. (freditha yunika)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda