PONTIANAK, SP – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak bersiap menghadapi tahun ajaran baru 2025/2026 dengan langkah strategis. Mulai semester ini, FEBI akan menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Hal tersebut ditegaskan Dekan FEBI IAIN Pontianak, Syamsul Hidayat, yang menyatakan kesiapannya dalam mengimplementasikan sistem pembelajaran baru tersebut.
“Insyaallah mulai semester ini kami siap menerapkan kurikulum berbasis OBE,” ujarnya, Selasa (2/9).
Syamsul juga memberikan apresiasi kepada para Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) di lingkungan FEBI yang dinilai memiliki peran besar dalam menyiapkan penerapan kurikulum OBE.
Sementara itu, Wakil Dekan I FEBI IAIN Pontianak, Rasiam, menuturkan keseriusan fakultas dalam menyambut perubahan kurikulum. Saat melakukan kunjungan ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (1/9), ia menyampaikan kesiapan yang selaras dengan langkah FEB UIN Jakarta.
“Kami sepakat bahwa tahun ini kurikulum OBE akan diterapkan semester ini juga. Dan kami akan terus sharing terkait perkembangan berikutnya,” jelas Rasiam, usai pertemuan dengan Wadek I FEB UIN Jakarta, Sofyan.
Rasiam menjelaskan, kurikulum berbasis OBE dirancang untuk memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang jelas, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat maupun dunia kerja.
“Melalui OBE, pendidikan tidak lagi hanya berorientasi pada apa yang diajarkan dosen, tetapi lebih menekankan pada apa yang harus mampu dilakukan mahasiswa setelah menyelesaikan suatu mata kuliah atau program studi,” terangnya.
OBE, lanjutnya, diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap relevan dengan tuntutan zaman.
“Intinya, tujuan kurikulum OBE adalah menjamin bahwa setiap lulusan benar-benar siap berkontribusi di dunia profesional maupun masyarakat dengan kompetensi sesuai standar yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Menurut Rasiam, penerapan kurikulum OBE juga mendorong mahasiswa lebih aktif dalam mengembangkan potensi dan menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata.
Di sisi lain, OBE meningkatkan akuntabilitas pendidikan karena capaian pembelajaran dirumuskan secara spesifik, terukur, dan dievaluasi secara berkelanjutan. (din)