Ponticity post authorBob 03 Juni 2020 158

Peduli Terhadap Tenaga Medis, BPJAMSOSTEK Pontianak Serahkan Bantuan APD ke RS Mitra Medika

Photo of Peduli Terhadap Tenaga Medis, BPJAMSOSTEK Pontianak Serahkan Bantuan APD ke RS Mitra Medika SERAHKAN BANTUAN - Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Pontianak, Andry Rubiantara menyerahkan bantuan alat pelindung diri kepada Rumah Sakit Mitra Medika Pontianak, yang diterima langsung oleh Wakil Direktur Operasional, dr. Marcus Gatot Budi Prihono, M.Kes.

PONTIANAK,  SP - Sebagai wujud kepedulian terhadap tenaga medis di tengah wabah virus Corona atau Covid-19, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Pontianak menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Rumah Sakit Mitra Medika Pontianak, Rabu (3/6).

Kali ini, BPJAMSOSTEK Cabang Pontianak memperkuat pertahanan tenaga medis COVID-19 dengan memberikan 30 paket APD yang terdiri dari sarung tangan, face shield, sepatu boot, baju Hazmat, kaca mata pelindung dan masker medis.

Penyerahan APD dihadiri Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Pontianak, Andry Rubiantara, Kepala Bidang Pelayanan, Sonny Agus Dwiarso dan Ade Putra Setiawan selaku Manajer Kasus KK-PAK BPJAMSOSTEK Pontianak, serta Wakil Direktur Operasional RS Mitra Medika, dr. Marcus Gatot Budi Prihono, M.Kes.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Pontianak, Andry Rubiantara berharap bantuan APD tersebut dapat membantu tenaga medis dalam mengatasi penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Pontianak, dan umumnya di Provinsi Kalimantan Barat.

Di samping itu, penyaluran bantuan alat pelindung diri ini memang diprioritaskan, mengingat beberapa rumah sakit saat ini mengalami kesulitan untuk mendapatkannya. 

"Bantuan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Awalnya, difokuskan untuk perlindungan karyawan, peserta dan tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan wabah Corona," kata Andry kepada Suara Pemred.

Ia mengatakan, apresiasi dan dukungan kepada tenaga kesehatan yang sedang berjuang melayani pasien atau menangani kasus Covid 19 patut diberikan.

"Kami sungguh berterimakasih kepada para tenaga medis atas kerja ikhlas dan pengorbanannya," tutur Andry.

Selain sebagai Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PPKK), RS Mitra Medika Pontianak juga menjadi rumah sakit yang rentan adanya penyebaran Covid-19, mengingat fasilitas kesehatan ini merawat pasien berbagai penyakit maupun gejala.

"Kami sangat memahani tugas dari tenaga medis ini sangatlah berat, sehingga kita perlu memberikan perlengkapan kerja yang standar agar tidak terpapar Covid-19," ujar dia.

Untuk itu, dirinya berharap agar bantuan tersebut dapat bermanfaat dan dapat membantu secara maksimal dalam penanggulangan wabah Corana.

“Semoga dengan bantuan yang diserahkan, para medis tidak lagi kekurangan APD dan kita berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” harap Andry.

Diketahui, untuk mendukung para tenaga medis, BPJAMSOSTEK juga telah berkomitmen  mendonasikan sebagian dari gaji Dewan Pengawas, Direksi dan 6.100 karyawannya. Hasil dari donasi tersebut digunakan untuk perlindungan relawan dalam bentuk  Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) serta juga akan diberikan dalam bentuk APD dan alat kesehatan bagi relawan.

Dengan adanya perlindungan JKK ini, para relawan atau tenaga medis akan terlindungi mulai dari mereka meninggalkan rumah, di sepanjang perjalanan ke tempat kerja, selama di lingkungan kerja atau aktifitas bekerja, hingga perjalanan pulang kembali ke rumah.

Sementara itu, Wakil Direktur Operasional RS Mitra Medika, dr. Marcus Gatot Budi Prihono, M.Kes mengungkapkan apresiasinya atas kepedulian BPJAMSOSTEK Cabang Pontianak terhadap perjuangan para tenaga medis yang kini menghadapi situasi darurat penanganan wabah Covid-19.  

"Kami mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi kepedulian BPJAMSOSTEK Cabang Pontianak. APD ini tentunya sangat membantu kami, bisa dilihat seluruh karyawan kami mulai dari tenaga medis hingga administrasi menggunakan APD," ucap Marcus.

Walaupun buka sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 oleh pemerintah, namun RS Mitra Medika Pontianak berpotensi bisa menangani atau merawat pasien terinfeksi Corona. Untuk itu, pihaknya selalu menerapkan standar protokol pelayanan yang maksimal, seperti menggunakan APD.

"Sebelumnya, kita ketahui pasien pertama dan kedua yang positif Covid-19 di Kalbar, sempat masuk ke UDG Mitra Medika, lalu dirujuk ke RSUD Soedarso untuk ditangani lebih lanjut," ungkap Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang ini.

Kasus tersebut membuktikan, bahwa setiap rumah sakit berpotensi atau rawan merawat pasien yang telah terinfeksi Covid-19.

"Untuk itu, saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan, serta mengikuti protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah, agar tidak terpapar virus Corona ini," tutupnya. (bob)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda