Ponticity post authorelgiants 04 Februari 2026

Pertamina Komitmen Stabilkan Pasokan, Salurkan Lebih 10.000 Tabung LPG 3 Kg di Kubu Raya

Photo of Pertamina Komitmen Stabilkan Pasokan, Salurkan Lebih 10.000 Tabung LPG 3 Kg di Kubu Raya

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan pasokan LPG 3 kilogram di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Pertamina memastikan penyaluran LPG bersubsidi dilakukan melalui lembaga penyalur resmi sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah, disertai pengawasan distribusi yang terus diperketat di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa di Kabupaten Kubu Raya saat ini terdapat 14 agen LPG 3 kilogram dan 465 pangkalan resmi yang melayani kebutuhan masyarakat.

Adapun HET LPG 3 kilogram di wilayah tersebut ditetapkan berkisar antara Rp18.500 hingga Rp27.000 per tabung, menyesuaikan wilayah penyaluran.

“Sepanjang Januari 2026, Pertamina Patra Niaga telah melakukan penguatan pasokan LPG 3 kilogram melalui fakultatif dan extra dropping sebesar 343 persen dari penyaluran harian normal. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan LPG bagi masyarakat,” jelas Edi, kemarin.

Selain penguatan pasokan reguler, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya juga telah melaksanakan operasi pasar LPG 3 kilogram di 19 titik yang tersebar di seluruh kecamatan. Dari kegiatan tersebut, lebih dari 10.000 tabung LPG bersubsidi disalurkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga.

Edi menegaskan, harga LPG 3 kilogram yang dijual di atas HET umumnya terjadi di luar pangkalan resmi, seperti di tingkat pengecer, dan tidak sesuai dengan ketentuan distribusi LPG bersubsidi.

“LPG 3 kilogram merupakan barang bersubsidi yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak dan wajib dijual sesuai HET di pangkalan resmi. Penjualan di atas HET dan di luar pangkalan resmi menjadi perhatian serius dan terus kami tindaklanjuti bersama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum,” tegasnya.

Sebagai langkah penguatan pengawasan, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya dan Aparat Penegak Hukum (APH) telah menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral pada 22 Januari 2026. Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Pendistribusian dan Pengendalian HET LPG 3 Kilogram Bersubsidi di Kabupaten Kubu Raya.

Saat ini, upaya pengendalian distribusi terus dilakukan melalui monitoring stok LPG di pangkalan berbasis laporan harian yang dilengkapi dokumentasi foto, pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) dan investigasi di pangkalan terlapor, hingga pemberian sanksi tegas bagi pangkalan yang terbukti melanggar ketentuan, termasuk menjual di atas HET.

“Pertamina siap dari sisi pasokan. Pengawasan kami perkuat bersama seluruh pemangku kepentingan agar LPG 3 kilogram benar-benar tersalurkan tepat sasaran dan dapat diakses masyarakat yang berhak,” ujar Edi.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi serta aktif melaporkan dugaan penyimpangan distribusi maupun harga melalui Pertamina Contact Center 135, email [email protected], atau akun media sosial resmi @pertamina135. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda