PONTIANAK, SP - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mendorong para orang tua untuk menyekolahkan anak-anak usia dini ke lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pontianak.
Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi bertema ‘Ayo Masuk PAUD’ yang digelar oleh Bunda PAUD Kecamatan Pontianak Timur di Taman Catur Untan, kemarin.
Dalam sambutannya, Edi menegaskan bahwa PAUD memegang peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Ia menekankan bahwa pendidikan usia dini tidak boleh dipandang sebelah mata karena menjadi fondasi penting sebelum anak melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
“PAUD itu bukan sekadar tempat penitipan anak, tapi juga menjadi tempat pembinaan karakter, kesehatan, dan kecerdasan anak sejak dini,” kata Edi.
Menurutnya, masa emas pertumbuhan anak tidak bisa diulang, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. PAUD hadir sebagai wadah yang tidak hanya menyediakan ruang bermain edukatif, tetapi juga sebagai sarana memantau tumbuh kembang anak secara menyeluruh baik dari aspek fisik, kognitif, maupun sosial emosional.
Edi mengimbau kepada keluarga yang memiliki anak usia 3 hingga 5 tahun agar memanfaatkan layanan PAUD yang sudah tersedia di setiap kecamatan dan kelurahan. Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat layanan PAUD sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.
“Saat ini, PAUD sudah tersedia di enam kecamatan dan 29 kelurahan di Kota Pontianak. Harapan saya, kegiatan PAUD di seluruh wilayah ini dapat berjalan optimal, agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi cerdas yang dapat dibanggakan keluarga, daerah, bahkan bangsa,” tegasnya.
Selain itu, Edi menyampaikan bahwa keberhasilan program PAUD tidak hanya bergantung pada pemerintah atau tenaga pendidik saja, tetapi membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Edi turut mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga pendidikan nonformal—untuk berperan aktif mendukung program PAUD.
“Saya yakin sinergi yang kuat antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat akan menghasilkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan ceria,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ‘Ayo Masuk PAUD’ ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan angka partisipasi anak-anak usia dini dalam pendidikan formal dapat meningkat secara signifikan. (din)