Ponticity post authorKiwi 06 Januari 2021 48,801

Duet Eddy-Listyo Pimpin Tri Brata? Presiden Jokowi Pilih Paket Kapolri-Wakapolri

Photo of Duet Eddy-Listyo Pimpin Tri Brata? Presiden Jokowi Pilih Paket Kapolri-Wakapolri

PONTIANAK, SP - Calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) pengganti Jendral Pol Idham Azis, terus bergulir kencang walau belum ada yang pasti. Terakhir, muncul kabar Presiden Jokowi akan mengajukan paket Kapolri dan Wakapori.

Adapun paket yang dimaksud adalah Komjen Pol Gatot Eddy, yang saat ini menjabat Wakapolri akan menajdi Kapolri. Sementara Komjen Pol Listyo Prabowo, yang saat ini memegang amanah sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) akan menjabat serbagai Wakapolri.

Formulasi dua jabatan tertinggi di Polri ini bisa saja menjadi pilihan tepat. karena kedua Komjen tersebut berbeda angkatan. Komjen Pol Gatot Eddy adalah alumni Akpol Tahun 1988 sementara Komjen Pol Listyo Prabowo adlaah alumni Akpol 1991.

Bocoran terbaru calon Kapolri disampaikan Indonesia Police Watch (IPW), bahwa Presiden Jokowi diperkirakan tengah mempertimbangkan menunjuk Komjen Pol Gatot Eddy menjadi Kapolri. Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyampaikan gagasan tersebut mulai menguat di lingkungan istana.

"Nantinya, Jokowi sekaligus menunjuk Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Wakapolri untuk menggantikan posisi Komjen Pol Gatot. Kedua Jenderal Polisi Bintang Tiga ini juga sudah dikenal di kalangan Istana," kata Neta.

Neta menjelaskan, usulan nama calon kapolri itu sudah disampaikan Wanjakti Polri. Sementara itu, usulan nama dari Kompolnas diperkirakan baru diserahkan pada Jumat 8 Januari 2021, kemudian dilanjutkan untuk diserahkan ke Presiden Joko Widodo.

Neta memperkirakan skemanya. Setelah mendapat usulan nama-nama calon kapolri, Presiden akan memilih satu nama yang kemudian pada Senin 11 Januari 2021 diserahkan kepada DPR agar Komisi III DPR bisa melakukan uji kepatutan dan kelayakan.

"Sebelum Kapolri Jenderal Pol Idham Azis pensiun pada 25 Januari 2021, sudah harus ada penggantinya, sehingga tidak terjadi kekosongan jabatan," ucap Neta.

Sosok Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bukan orang baru bagi Jokowi. Menurut Neta, dua nama yang sudah dipastikan itu merupakan orang yang dianggap mampu mengonsolidasikan institusinya dengan kapabilitasnya yang disegani senior maupun juniornya.

"Selain itu, figur yang dekat dengan tokoh-tokoh masyarakat dan memiliki jam terbang yang tinggi dalam menjaga keamanan masyarakat. Sehingga keberadaan kapolri tersebut tidak menjadi beban sosial bagi Presiden hingga usainya masa jabatan Jokowi di 2024," papar Neta.

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda