Ponticity post authorKiwi 06 April 2020 16,133

DPD RI Minta Pemerintah Tindak Lanjuti Obat Temuan Lutfi

Photo of DPD RI Minta Pemerintah Tindak Lanjuti Obat Temuan Lutfi

PONTIANAK, SP - Anggota Komite I DPD RI asal Kalbar, Maria Goreti menyampaikan, bahwa pemerintah harus bertindak cepat dan tepat dalam mengawal penemuan ilmuan di Kalbar, termasuk apa yang sudah dilakukan oleh Fahrul Lutfi, yang menemukan Formav-D.

“Iya saya setuju diadakan penelitian lanjutan. Mungkin apa saja yang terkandung dalam obat tersebut. Sudah bukan rahasia lagi, bahwa nusantara menjadi tempat suburnya apotik hidup. Tentu termasuk di Kalbar ini,” kata Maria.

Kearifan lokal pengobatan, juga ada di Kalbar. Ada bawang Dayak, Kratom, Kina, Bajakah, dan beberapa yang lainnya. Kekayaan nusantara yang abai 'dinaikan pangkatnya' oleh bangsa sendiri, apalagi diakui oleh negara lain.

“Sangat disayangkan, kalau temuan dari para anak bangsa diabaikan begitu saja tanpa tindak lanjut, apalagi pengakuan. Harusnya pemerintah segera tanggap, beri ruang dan waktu, serta dukungan untuk uji klinis, agar semakin jelas dan dapat dimanfaatkan,” paparnya.

Maria menjelaskan, di Kalbar, tidak kurang SDM dan SDA. Untuk penelitian dan uji klinis, bisa saja dilakukan. Ada kampus negeri terbaik di Kalbar, dengan segudang akademik. Ada Balai Besaur Badan POM, yang fokus pada penelitian lanjutan.

“Mungkin apa saja yang terkandung dalam hasil penelitian Pak Lutfi ini, khusus Kalbar, mestinya segera berada di depan untuk segera pula menindak lanjutinya,” ujar Maria.

Sangat disayangkan, apabila temuan Pak Lutfi ini, sampai diabaikan. Sebelum pihak luar mengklaim temuan ini dan mengklaim pula hak kekayaan intelektual putera daerah menjadi HAKI warga lain, yang lebih proaktif dan care pada persoalan kesehatan masyarakat.

“Di tengah badai virus corona, yang melanda dunia, sangat tepat bagi Kalbar menemukan solusi denang menunjukan kepada dunia, hasil temuan anak bangsa sendiri. Pasti akan sangat berguna bagi kehidupan banyak orang, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda