Ponticity post authorBob 09 Juli 2024

Tim Dosen FK Untan Berikan Edukasi Penyakit Skabies di Posyandu Ananda

Photo of Tim Dosen FK Untan Berikan Edukasi Penyakit Skabies di Posyandu Ananda PENYULUHAN - Tim Dosen FK Untan mengadakan penyuluhan mengenai penyakit skabies di Posyandu Ananda wilayah kerja Puskesmas Perumnas I Kota Pontianak (8/6). IST

PONTIANAK, SP - Sebagai bentuk tindak lanjut, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Tim Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan) mengadakan penyuluhan mengenai penyakit skabies di Posyandu Ananda yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Perumnas I Kota Pontianak (8/6).

Skabies merupakan salah satu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei varietas hominis yang menyebar melalui kontak secara langsung atau tidak langsung dan ditandai dengan keluhan gatal-gatal.

Penyakit ini dapat ditemukan di daerah dengan iklim tropis yang padat penduduk dan menjadi masalah kesehatan yang menetap. Skabies sering diabaikan karena tidak mengancam jiwa, namun skabies kronis dan parah dapat menyebabkan komplikasi berbahaya. Ada dua faktor yang paling memengaruhi terjadinya skabies yaitu kemiskinan dan kebersihan perseorangan yang buruk.

Di negara berkembang seperti Indonesia, komunitas inilah yang paling sering atau paling banyak mengalami penyakit skabies.

Tim dosen FK Untan terdiri dari dr. Sari Rahmayanti, M. Biomed, dr. Delima Fajar Liana, Sp. MK, dr. Mardhia, M. Biomed dan dr. Ambar Rialita, Sp. KK. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu yang membawa balita, lansia dan para kader posyandu ananda.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi mengenai penyakit skabies. Kegiatan yang dilakukan diawali dengan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab yang disampaikan oleh dr. Ambar Rialita, Sp. KK. Saat sesi pemaparan materi, peserta menyimak materi dengan seksama dan sangat antusias mengajukan pertanyaan saat sesi tanya jawab.

Penyuluhan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, yaitu meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit skabies dan bagaimana cara mencegahnya agar kulit tetap sehat. Peserta penyuluhan juga dibekali dengan leaflet mengenai skabies untuk dibawa pulang ke rumah agar bisa dibaca-baca lagi.

Testimoni dari beberapa peserta menunjukkan respon yang sangat baik terhadap kegiatan ini. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda