Ponticity post authorBob 09 Agustus 2020 90

PMKRI Kota Pontianak Gelar FGD Deklarasi Pilkada Damai

Photo of PMKRI Kota Pontianak Gelar FGD Deklarasi Pilkada Damai DEKLARASI DALAMI – PMKRI Kota Pontianak, menggelar Deklarasi Pilkada Damai, di Hotel Star, Jalan Gajahmada Pontianak, Sabtu Siang (8/8/2020). ist

PONTIANAK, SP - Perhimpunan Mahasiswi Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Pontianak, menggelar Deklarasi Pilkada Damai buruk menekan indeks kerawanan saat Pilkada serentak di 7 Kabupaten di Wilayah Kalbar.

Kegiatan digelar di Hotel Star, Jalan Gajahmada Pontianak, Sabtu Siang (8/8/2020). Kegiatan dibuka oleh Gubenur Kalbar yang diwakili oleh Hermanus.

Tampak hadir pula Bupati Landak, Karolin Margaret Natasha, yang juga merupakan Dewan Penyatun PMKRI, Pangdam Tanjungpura diwakili Kolonel Inf Utten Simbolon, Kapolda Kalbar diwakili AKBP M Nasir, dan Maskendari, Ketua Pengurus KOMDA Pemuda Katholik Kalbar.

Diawali dengan Focus Group Discussion yang mengusung tema mengusung tema "Peran Kaum Milenial Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih dan Mereduksi Indeks Kerawanan Daerah Menuju Pilkada Serentak 7 Kabupaten Di wilayah Kalimantan Barat Tahun 2020, Yang Jujur, Aman, Damai, dan Bermartabat".

Ketua Presidium PMKRI Cabang Pontianak Srilinus Lino mengatakan, bahwa melihat kondisi obyektif di Kalbar yang majemuk, perlu diakukan sosialisi untuk menekan indeks kerawanan saat Pilkada. Seperti isu SARA, dan kecurangan pada saat Pilkada nanti. Seperti harapan sesuai dengan Peraturan yang telah ditetapkan.

"Pada Pilkada 2020 di Kalbar kita sedang dalam kondisi pandemi New Normal Covid 19. Jadi persiapan penyelenggara Pilkada juga harus menyesuaikan, agar dapat berjalan dengan baik. Upaya yang kita lakukan adalah dengan melakukan kegiatan sosialisasi ke masyarakat. Pentingnya Protokol Kesehatan. Kami mengajak para kader PEMKRI, elemen mahasiswa serta Pemuda agar berperan aktif melakukan sosialisasi tentang hal ini," jelasnya.

KPU Kalbar sebagai penyelenggara telah melakukan persiapan melalui tahapan program dan jadwal Pilkada 2020, di Masa New Normal Pandemi Covid 19. Komisioner KPU Kalbar Lomon, mengatakan, bahwa dalam kondisi seperti saat ini akan berdampak pada partisipasi pemilih.

"Target partisipasi pemilih di Kalbar pada Pilkada 2020 sebesar 77,5 persen. Tentu untuk meningkatkan partisipasi pemilih KPU Kalbar dan jajarannya akan menyiapkan strategi khusus dalam mencapai target tesebut," terangnya.

"Dalam penyelenggaraan Pilkada ini KPU perlu mendapat dukungan masyarakat, Peserta Pemilu, Pemerintah Daerah dalam dukungan anggaran,” tambahnya.

FGD dan Deklarasi Pilkada Damai yang dilaksanakan PMKRI Kota Pontianak saat ini merupakan wujud partisipasi Masyarakat khusus nya mahasiswa, dalam memberikan solusi agar Pilkada Serentak di Kalbar 2020 akan datang, dapat berjalan sesuai target yang diharapkan.

"Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah merevisi tiga Peraturan KPU (PKPU) untuk penyelenggaraan Pilkada 2020, yakni PKPU Kampanye, Dana Kampanye, dan PKPU Pencalonan.Ketiganya direvisi untuk disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19", terangnya.

Kegiatan ini ditutup dengan Pembacaan ikrar Deklarasi Pilkada Kalbar Damai 2020, oleh seluruh Kader PMKRI Kota Pontianak. (mul/rif)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda