Ponticity post authorPatrick Waraney 10 April 2021 157

Panti Asuhan Al-Hidayah Butuh Uluran Tangan Dermawan

Photo of Panti Asuhan Al-Hidayah Butuh Uluran Tangan Dermawan Usai menyerahkan paket sembako, rombongan Alumni SMA PGRI Pontianak Angkatan 1983/1984 berfoto bersama pengurus dan anak Panti Asuhan Al-Hidayah di Kota Pontianak, Sabtu, 10 April 2021.(Foto: Dok. Alumni SMA PGRI Pontianak Angkatan 1983/1984)

PONTIANAK, SP-   Panti Asuhan Al-Hidayah masih membutuhkan uluran tangan dermawan untuk membantu biaya pembebasan lahan dan pembangunan lokasi panti tersebut di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut Nasruddin, pengelola  panti, pihaknya berencana untuk membangun lokasi permanen setelah selama ini mengontrak di Jalan profesor DR Hamka Gang Padi 3 Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Kota. Pihak panti masih membutuhkan tambahan dana untuk pembangunan bangunan panti baru.

"Sekarang ini kami masih mengontrak sejak panti berdiri tahun 2018. Baru terkumpul Rp 300 juta dari total Rp 450 juta untuk total membangun panti  yang baru," kata Nasruddin kepada Suara Pemred  di sela-sela penyerahan bantuan sembako dari Alumni SMA PGRI Pontianak Angkatan 1983/1984 di panti tersebut, Sabtu, 10 April 2021 pagi.

Memiliki Akta Notaris Nomor 015/06 Agustus 2018, operasional  panti selama ini  bergantung dari dermawan. "Alhamdullilah, walaupun belum ada donatur tetap, tapi selalu saja ada rezeki dari Allah SWT lewat kalangan dermawan untuk menambah panjang kehidupan kami, serta juga biaya pembangunan panti di lokasi yang baru," tambah Nazruddin.

Menempati bangunan sederhana di atas lahan berstatus kontrak seluas tujuh kali 18 meter persegi, Panti Asuhan Al-Hidayah menampung 36 anak dari beberapa wilayah di Kalbar. Di antaranya, Pontianak; Ngabang di Kabupaten Landak; Kota Singkawang; Kecamatan Entikong di Kabupaten  Sanggau; Kabupaten Kubu Raya, bahkan ada anak yang berasal dari Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Anak-anak di poanti tersebut berstatus yatim, piatu, yatim piatu, dhuafa, dan mualaf.  "Jika Allah SWT mengizinkan, kami tentu akan menampung anak dan remaja yang tidak mampu, juga  dari sekitar panti ini, yang tidak bisa melajutkan pendidikan SD dan SMP. Jumlah mereka banyak, karena orang tua tak mampu, lagi menyekolahkan, apalagi di masa pandemi Covid-19  seperti sekarang ini," katanya.

 "Mudah-mudahan di Bulan Suci Ramadan ini, Insya Allah ada yang terketuk hatinya untuk mengulurkan tangan membantu kami," lanjut Nazruddin.

Donasi Alumni SMA PGRI Pontianak

Sementara itu, Panti Asuhan Al-Hidayah pada Sabtu pagi ini disambangi oleh rombongan Alumni SMA PGRI Pontianak Angkatan 1983/1984. Sebanyak 47 anggota alumni  menyerahkan paket sembako untuk panti asuhan tersebut.

"Total ada delapan panti asuhan yang akan kami datangi hari ini, yang diawali panti Asuhan Al-Hidayah," kata Drs H Martias HR, ketua alumni tersebut.

Martias yang juga Ketua Umum Masyarakat Pariwisata Indonesia  (MPI) Wilayah Kalimantan Barat menambahkan, pembagian sembako tersebut sudah menjadi jadwal kegiatan alumninya menjelang Ramadan 2021. "Ini inisiatif  internal kami menjelang Bulan Suci Ramadan," katanya.

Di masa pandemi virus korona, menurutnya, tak sedikit warga yang perekonomiannya terpuruk di Kalbar khususnya di Pontianak. "Dampaknya sangat terasa terkait donasi  ke panti-panti asuhan. Selama Puasa Ramadan, tentunya yang paling penting dibantu adalah panti-panti asuhan selain juga pondok-pondok pesantren," tandas Martias.(001)

 

 

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda