Ponticity post authorKiwi 10 Mei 2026

Kasus Cinta Segi Enam Bersemi Kembali, Hotman Paris Bantah Terima Duit Rp2 Miliar dari Herman Salim

Photo of Kasus Cinta Segi Enam Bersemi Kembali, Hotman Paris Bantah Terima Duit Rp2 Miliar dari Herman Salim

PONTIANAK, SP - Sosok pengacara kondang  yang ditunggu-tunggu warga Kalimantan Barat (Kalbar), Hotman Paris Hutapea, akhirnya datang  di Kota Pontianak selama dua hari. Setelah Jumat malam (8/5) menghadiri Opening Helen’s Night Mart di kawasan Hotel Novotel Pontianak , besoknya Sabtu pagi ( 9/5) Hotman didampingi tokoh pemuda Kalbar Syarif Mahmud Alqadrie dan beberapa cewek cantik memenuhi janjinya untuk ngopi bareng di Warung Kopi Asiang Merapi Pontianak.

Tim Suara Pemred pun langsung meluncur ke warung kopi legenda di Pontianak tersebut. Ada sejumlah pertanyaan dan teka-teki publik terkait skandal "cinta segi enam" yang melibatkan Herman Salim seorang pengusaha perhotelan di Jalan Gajah Mada Pontianak.

Di tengah kepulan asap kopi dan kerumunan warga di kedai kopi Jalan Merapi tersebut, tim Suara Pemred berkesempatan menagih janji Hotman yang sebelumnya sempat viral di media sosial.

Hotman menanggapi pertanyaan Suara Pemred mengenai kelanjutan kasus perselingkuhan rumit tersebut dangan memberikan jawaban yang tenang namun tegas. Termasuk isu miring yang beredar,  redupnya  kasus ini, adanya pertemuan antara Hotman Paris dengan pihak Herman Salim pemilik Hotel Gajah Mada dan Hotel Avara di Pontianak tersebut di Jakarta.

?"Jangan tanya soal cinta segi enam dulu, ini aku mau ngopi dulu," ujar Hotman sambil menikmati suasana khas Warkop Asiang. Meski terlihat santai, Hotman menekankan komitmennya terhadap kasus yang telah menyita perhatian publik Kalbar ini. Ia memastikan bahwa jika ia sudah turun tangan, maka perkara tersebut tidak akan dibiarkan menggantung.

Hotman menegaskan bahwa keterlibatannya dalam skandal yang melibatkan nilai aset fantastis ini bergantung pada kesiapan kliennya, yakni sang istri sah.

?"Pokoknya tujuan utama saya ke Pontianak mau ngopi di kopi Asiang, tapi kalau sudah saya ambil alih kasus ini harus sampai tuntas. Harus sampai tuntas," tegas pengacara yang akrab dengan kemewahan ini. Ia menambahkan bahwa saat ini dirinya dalam posisi siaga menunggu instruksi dari pihak klien.

"Jadi saya selalu menunggu kabar dari klien, sudah di mana, sudah gimana, sudah waktunya enggak untuk perang hukum beneran. Saya selalu kasih kebebasan pada klien," jelasnya.

Adapun mengenai langkah hukum konkret seperti pelaporan ke Polda Kalbar, Hotman memilih untuk menutup rapat strateginya. Ia mengisyaratkan bahwa gaya mainnya dalam kasus-kasus besar selalu mengedepankan unsur kejutan.

?"Aku biasanya kalau bikin laporan polisi, lengkap dulu baru tiba-tiba publish. Saksi diperiksa segala macam, baru begitu orangnya datang, langsung bisa ditangkap. Biasanya aku begitu di kasus-kasus lain yang saya pegang," ungkapnya dengan nada optimis.

Dalam kesempatan ini, Hotman juga membantah keras isu santer bahwa dirinya telah menerima sejumlah uang dari Herman Salim pengusaha perhotelan asal Pontianak sebesar 2 miliar rupiah untuk menutup rapat kasus ini. Mendengar isu yang menyudutkan tersebut Hotman hanya tersenyum kemudian sambil melihatkan foto dirinya dengan Presiden Prabowo menjadi bukti dirinya adalah pengacara presiden di handpone pribadinya kepada tim pemred dan Syarif Mahmud, sebagai bukti dirinya bukan pengacara murahan. Dan hal itu dibuktikan oleh Hotman dengan  kasus cinta segi enam masih berlanjut.

Sementara itu Owner Hotel Gajah Mada dan Avara Herman Salim saat dikonfirmasi Tim Suara Pemred melalui handpone pribadinya seperti yang sudah-sudah hingga berita ini diturunkan tidak  memberikan respon apapun.

Kehadiran Hotman di Pontianak ini sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam lingkaran skandal tersebut. Publik kini menanti, kapan "tombol" pelaporan akan ditekan oleh tim Hotman 911 untuk membongkar tuntas drama perselingkuhan dan sengketa harta yang menghebohkan ini.

Viral di Medsos

Diketahui, Hotman Paris sebelumnya mengungkapkan adanya drama perselingkuhan rumit yang ia sebut "Cinta Segi Enam". Kasus ini melibatkan seorang pengusaha Pontianak yang sudah beristri.

Istri sah sang pengusaha telah secara terbuka meminta perlindungan hukum karena merasa suaminya memiliki pengaruh besar di Pontianak, sehingga ia membutuhkan "otot" hukum sekelas Hotman Paris agar kasus ini tidak menguap begitu saja.

Kasus ini pun viral di media sosial, khususnya TikTok dan Instagram @hotmanparisofficial sejak pekan ketiga Januari 2026, di mana banyak netizen yang memberikan dukungan moral kepada sang istri sah.

Menanggapi hal ini, Hotman Paris memberikan penegasan bahwa mereka telah menerima aduan tersebut dan siap mengawal kasus ini hingga tuntas.

Diumumkan pula bahwa dalam waktu dekat, Hotman Paris beserta tim hukumnya akan datang ke Pontianak untuk mendampingi kliennya  guna melakukan pelaporan resmi kepada pihak kepolisian.

“Ini bakal seru, dua laporan polisi berbeda perselingkuhan. Masyarakat Pontianak sampai bertemu di Kopi Asiang,” ungkap Hotman Paris melalui postingan Instagram @hotmanparisofficial, Minggu (25/1/2026).

Hotman mengungkapkan, klien yang akan didampinginya merupakan seorang istri yang merasa dirugikan karena sang suami diduga menjalin hubungan dengan dua perempuan berbeda.

Ia menyebut, kasus ini berpotensi berkembang menjadi dua laporan polisi yang berbeda, mengingat adanya lebih dari satu pihak yang terlibat dalam dugaan perselingkuhan tersebut.

“Ini akan ada dua laporan polisi yang berbeda. Kita lihat nanti, siapa yang akan bertanggung jawab secara hukum,” tambahnya.

Hotman juga menyampaikan bahwa terlapor merupakan seorang pengusaha, sehingga kasus ini diprediksi akan menyita perhatian publik.

Sementara, dalam video lain yang diunggah di akun Instagram resmi @hotmanparisofficial, pengacara nyentrik ini juga menyebutkan bahwa di Pontianak ada skandal segi enam.   

“Kalau biasanya cinta itu segi tiga, kalau ini segi enam. Satu cowok yang sudah beristri selingkuh dengan satu cewek yang sudah bersuami, dan dia juga selingkuh sama cewek lain yang sudah bersuami. Jadi tiga cewek, tiga lelaki. Itu di Pontianak dan itu melibatkan seorang pengusaha. Itulah namanya cinta segi enam,” ujar Hotman Paris dalam videonya. 

Hotman menambahkan, salah satu dari cinta segi enam itu adalah seorang wanita asal Pontianak yang merupakan istri sah yang dikhianati dan datang meminta perlindungan hukum kepadanya.

“Jadi ternyata Pontianak terkenal bukan hanya Kopi Asiang, tapi juga di Pontianak terjadi cinta segi enam. Cinta segi enam. Sampai ketemu di Pontianak, kita akan datang membela hak dari istri yang sah,” kata Hotman.

Publik Penasaran

Pernyataan Hotman tersebut membuat publik Kalbar, khususnya di Kota Pontianak, terseret dalam rasa penasaran. Namun janji Hotman untuk turun langsung membongkar skandal perselingkuhan "Cinta Segi Enam" tersebut hingga kini belum juga terealisasi.

Sejak viralnya unggahan di akun Instagram @hotmanparisofficial pada Minggu (25/1/2026), warga telah pasang mata dan telinga. Namun, hingga penghujung Januari 2026, pengacara nyentrik itu belum nampak di Warung Kopi Asiang, tempat yang ia janjikan sendiri sebagai titik pertemuan.

"Kami sudah tunggu-tunggu, apalagi ini menyangkut nama pengusaha besar di Pontianak. Jangan sampai janji tinggal janji," ujar Wiwi, salah satu warga Pontianak yang mengaku terus memantau perkembangan kasus ini melalui media sosial.

Meski Hotman belum menunjukkan tanda-tanda kehadiran, efek pernyataannya telah membuat Pontianak "gempa" gosip. Mulai dari kantor pemerintahan, kafe, hingga warung kopi, semuanya membicarakan siapa sosok dua wanita yang menjadi bagian dari cinta segi enam tersebut.

"Ini dahsyat karena melibatkan pelakor dan pengusaha besar. Di mana-mana emak-emak buka lapak gosip, mereka kepo siapa saja pihak-pihak yang terlibat," kata Iwan, warga lainnya.

Uang Rp10 Miliar

Sejak munculnya pernyataan Hotman yang menyebut adanya perselingkuhan segi enam di Pontianak, rasa ingin tahu masyarakat merebak, mulai di media sosial, group WhatsApp, hingga ke ruang redaksi Suara Pemred.

Dari penelusuran Suara Pemred, muncul sebuah nama yang diduga sebagai pengusaha yang disebut-sebut oleh Hotman Paris. Nama pengusaha tersebut yakni Herman Salim, pemilik Hotel Avara dan Hotel Gajah Mada Pontianak.

“Herman itu anaknya almarhum Pak Tongti, yang juga dikenal sebagai pengusaha beras cukup sukses di Pontianak semasa hidupnya. Terus terang kami tak menyangka jika pengusaha yang disebut-sebut itu Herman, padahal orangnya kalem,” ungkap salah satu pengusaha yang tak mau disebutkan namanya kepada Suara Pemred.

Penelusuran Suara Pemred di lapangan juga mengungkap bahwa bahtera rumah tangga Herman dan istrinya memang telah retak. Awalnya pasangan ini hidup harmonis, istrinya dikabarkan sempat bekerja di Bank BCA di Kota Pontianak. Namun, pertikaian pasangan suami istri ini mulai “ panas” sejak sekitar dua tahun lalu. Bahkan pasangan yang hingga kini belum dikaruniai anak ini sudah lama tidak tinggal satu atap.

"Sepertinya sulit untuk disatukan lagi, ditambah mereka tidak memiliki anak sebagai tali pengikat. Bahkan informasinya sang suami sempat menawari bagian Rp10 miliar agar mereka bisa cerai baik-baik dan masalah selesai. Tapi kabarnya sang istri menolak. Masalah ini pun menggantung lama, sampai akhirnya dia mengadu ke Hotman Paris," ungkap seorang warga Jalan Gajah Mada yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (30/1/2026).

Masih menurut sumber ini, munculnya dua nama wanita yang menjadi selingkuhan suaminya, memicu sang istri untuk menuntaskan perceraian dan membagi harta gono gini milik Herman yang merupakan ahli waris tunggal dari sang ayah yang telah meninggal dunia. 

“Mereka tiga saudara, tapi infonya kedua adiknya sudah mendapatkan bagian waris, dan Herman yang diwariskan Hotel Avara dan Hotel Gajah Mada. Itu yang terlihat, mungkin ada lagi yang kita tak tau. Nah kalau dinilai berapa ratus miliar, mungkin bisa sampai satu triliun rupiah harta gono gini yang mereka rebutkan itu. Jadi wajar jika Hotman Paris tertarik dengan kasus ini hehe,”ungkapnya sambil tersenyum.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Herman Salim belum memberikan pernyataan. Upaya konfirmasi yang dilakukan Suara Pemred melalui pesan WhatsApp ke nomor pribadinya belum dibalas, meski pesan telah berhasil terkirim dan diterima.

Papan Bunga

Ocehan Hotman mengenai skandal "Cinta Segi Enam" di Pontianak ini juga mulai berubah menjadi bola liar. Tak hanya sekadar gosip di warung kopi, fenomena ini naik level menjadi "teror" ruang publik dengan munculnya sejumlah karangan bunga misterius yang menyasar individu tertentu.

Belakangan, warga Kota Pontianak dihebohkan dengan kemunculan karangan bunga bertuliskan kalimat provokatif: "Selamat Bertambah Usia Pelakor Top Pontianak 'Wisa Alias Windya Yanti'".

Papan bunga tersebut tidak hanya terpasang di satu titik, melainkan tersebar di beberapa lokasi strategis seperti Jalan Veteran (depan Gang Syukur 3), depan Sekolah Tunas Bangsa, hingga Jalan Ahmad Yani.

Papan bunga yang mencantumkan nama dan akun Instagram tersebut dikirim oleh pihak yang menamakan diri mereka sebagai "Teman-temanmu yang muak dengan kemunafikanmu".

Tampilan digital karangan bunga ini juga beredar di media sosial dan menjadi viral, disukai belasan ribu netizen, dan dibagikan ulang puluhan ribu kali. Banyak netizen langsung menghubungkan fenomena ini dengan isu perselingkuhan berantai yang diungkap Hotman Paris.

“Wajar warga semua mengira-ngira bahwa papan bunga itu ada kaitannya dengan dugaan perselingkuhan Bos Hotel Avara dan Hotel Gajah Mada itu. Bahkan tak sedikit yang mengira mungkin yang mengirim papan bunga itu adalah istri sah Pak Herman Salim, “ kata Iwan, warga Jalan Galah Mada Pontianak, Rabu (28/1/2026).

Sementara, dalam sebuah unggahan video Instagram Reels yang diposting @liputanpontianak dan kdk.news pada Rabu (28/1/2026), tercantum narasi yang menuliskan bahwa karangan bunga "Pelakor Top Pontianak" tersebut ditemukan di sejumlah titik lokasi lain di Pontianak dan hingga kini belum diketahui siapa yang memajangnya.

Video Instagram Reels ini juga menghadirkan suara perempuan yang menyampaikan kalimat sindiran berbunyi “Kalau ada pelakor yang membela diri dan berkata bukan aku yang mau, tapi suamimu yang mau duluan. Hey, kalau dikejar anjing itu lari, bukannya menyerahkan diri lalu dijilat”

Postingan video ini pun memicu reaksi dari netizen. Berbagai tanggapan bermunculan di kolom komentar. Ada yang hanya memberi emoji, berkomentar lucu, ada pula yang mengkritik secara keras.

Akun @felonikaily misalnya, menuliskan komentar yang menarik-narik isi konten video tersebut erat kaitannya dengan dugaan isu perselingkuhan berantai seorang pengusaha di Pontianak yang saat ini  sedang ditangani  Hotman Paris Hutapea.

“Apa yang Hotman Paris bilang yang cinta segi enam di Pontianak katanya,” tulis akun tersebut di gelembung percakapan.

“Menyala (emoji api) istri sah, jangan kasih kendor (emoji wajah tertawa sampai menangis),” tulis akun @cap.awang.

Merasa difitnah dan dikaitkan dengan skandal yang sedang viral, Windya Yanti alias Wisa pun tidak tinggal diam. Ia secara tegas membantah mengenal sosok pengusaha hotel yang dimaksud.

“Saya kenal pun tidak dengan orang itu atau pemilik hotel itu. Itu semua fitnah!” tegas Windya, Rabu (28/1/2026).

Tak butuh waktu lama, Windya langsung mendatangi Ditserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat untuk melaporkan kasus pencemaran nama baik ini.

Berdasarkan STPP Nomor: STPP/49/I/2026/DITRESKRIMUM POLDA KALBAR, ia menuntut polisi mengusut pemesan papan bunga hingga pihak yang menyebarkan konten tersebut di media sosial.

"Kalian yang nyebar posting ke mana-mana siap-siap tanggung jawab akibat hukum," tulis Windya dalam unggahan Instagramnya sembari memamerkan surat laporan polisi. (ind/hd)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda