Ponticity post authorelgiants 11 April 2021 59

PLN Siagakan 1.453 Petugas Layanan Teknik Amankan Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Idul Fitri

Photo of PLN Siagakan 1.453 Petugas Layanan Teknik Amankan Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Idul Fitri General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo

PONTIANAK, SP - Dalam rangka mengamankan keandalan pasokan listrik selama Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, PLN Kalbar menyiagakan 1.453 petugas teknik yang siaga selama 24 jam di 29 posko siaga dan 110 lokasi prioritas tempat-tempat ibadah umat Muslim.


"Upaya ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah saudara-saudara kita saat Ramadan, serta perayaan Idul Fitri 1442 H," ungkap General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo dalam kegiatan Temu Wartawan yang dilaksanakan Minggu (11/04).


Untuk menunjang pekerjaan petugas di seluruh unit-unit layanan, PLN Kalbar juga telah menyiagakan 54 unit kendaraan roda empat, 206 unit kendaraan roda dua, masing-masing satu unit mobil crane dan truk, 26 unit genset, 17 unit gardu bergerak, dan 1 UPS yang siap bergerak dengan cepat jika sewaktu-waktu diperlukan.


Sementara untuk mendukung proses pendistribusian energi listrik, PLN UP2D Kalbar juga telah membentuk 1 posko siaga dengan mengerahkan masing-masing 12 orang petugas dispatcher dan petugas siaga PLN.


Saat ini kondisi sistem kelistrikan di Kalbar baik yang isolated maupun sistem interkoneksi Khatulistiwa dalam kondisi yang sangat kondusif, dimana total daya mampu pembangkit sebesar 655,66 MW, sementara beban puncak tertinggi sebesar 460,601 MW.


Diakuinya, upaya preventif untuk menekan potensi gangguan listrik telah dilakukan oleh seluruh unit-unit layanan jauh sebelum Ramadan.

Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan pemeliharaan dan perawatan mesin pembangkit, melaksanakan pemangkasan pohon diseluruh unit layanan dengan tingkat gangguan yang cukup tinggi, serta melaksanakan gelar pasukan dan peralatan untuk memastikan kesiapan petugas dalam mengamankan keandalan pasokan listrik.


"Kami berharap partisipasi masyarakat secara bersama-sama dalam menjaga keandalan pasokan listrik demi menjaga kekhusyukan kita dalam beribadah, terutama untuk tidak bermain layang-layang dengan menggunakan tali kawat, karena dapat menyebabkan gangguan listrik, sehingga upaya yang telah kami lakukan akan menjadi sia-sia," pungkas Ari. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda