Ponticity post authorKiwi 13 Januari 2021 250

Nakes Kalbar Mulai Divaksin, Presiden Jokowi Disuntik Pertama Covid-19 CoronaVac

Photo of Nakes Kalbar Mulai Divaksin, Presiden Jokowi Disuntik Pertama Covid-19 CoronaVac
Untuk Nakes

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalbar, Harisson mengungkap untuk tahap pertama Termin 1 semua, vaksinya diperuntukkan untuk tenaga kesehatan.

Adapun rincian pendistribusian yaitu untuk Kota Pontianak didistribusikan 10.400 dosis, Kubu Raya 3.480 dosis, dan Kabupaten Mempawah ada 2000 dosis, kemudian ada cadangan di Dinkes Provinsi Kalbar ada 2.480 dosis.

Berdasarkan arahan dari Kemenkes RI pendistribusian dilakukan untuk Ibu Kota Provinsi dan Kabupaten yang berbatasan langsung yaitu Kota Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya.

"Ini semua langsung diberikan untuk 2 dosis, jadi nanti untuk tenaga kesehatan ada 5.032 orang nakes yang tercatat, di Kubu Raya 1.726 orang, Kabupaten Mempawah 981 orang. Total termin satu 7.739 orang tenaga kesehatan yang akan di vaksin di 3 kabupaten kota," ungkapanya.

Harisson menjelaskan para calon penerima nantinya akan diberitahu melalui sms, setelah itu mereka melakukan registrasi diaplikasi pedulilindungi.id, walaupun penerima vaksin boleh memilih puskesmas atau faskes mana. Tapi aplikasi itu mengatur kapan akan waktunya imunisasi, karena tidak boleh menumpuk di satu puskesmas.

"Kemampuan 1 sesi sekitar 20-30 orang yang di vaksin. Diharapkan nanti vaksinasi termin 1 selesai akhir Januari, dilanjutkan nanti termin kedua untuk kabupaten/kota lain selain 3 daerah tadi dan diharapkan selesai akhir Febuari," tutupnya.

Harisson menyatakan program vaksinasi Covid-19 di Kalbar akan mulai dilaksanakan pada Kamis, 14 Januari 2021. Untuk tahap pertama akan dimulai di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah.

Hal itu seiring telah dikeluarkannya use of emergency use authorization (EUA) atau ijin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 (Sinovac) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan dikeluarkannya Fatwa oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), dimana vaksin ini halal dan suci.

"Makanya Kemenkes telah mengirimkan surat kepada Dinas Kesehatan Kalbar untuk segera dimulai distribusi vaksin Sinovac ke kabupaten dan kota," jelas Harisson, Selasa (12/1).

Secara nasional program vaksinasi akan dilakukan pada 13 Januari 2021 dengan ditandai pemberian pertama Vaksin Sinovac kepada Presiden Indonesia. Sedangkan untuk tingkat provinsi akan dilaksanakan 14 Januari 2020.

"Dimana nantinya ada 10 orang pimpinan dan tokoh masyarakat di Kalbar yang akan divaksin. Tempat pelaksanaan di Pendopo Gubernur Kalbar. Kita berharap juga pemberian vaksin Covid-19 di kabupaten dan kota terlebih dahulu dilakukan terhadap 10 orang pimpinan dan tokoh masyarakat," kata Harisson.

Dijelaskan Harisson, program vaksinasi vaksin Sinovac tahap pertama akan dibagi dua termin. Dimana termin pertama pendistribusian akan dilakukan di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah.

"Untuk tahap pertama, dibagi menjadi dua termin karena kita memperhitungkan jumlah vaksin yang dialokasikan untuk Kalbar. Vaksin Covid-19 ini akan diberikan terlebih dahulu untuk tenaga kesehatan (nakes). Dimana setiap orang akan melakukan dua kali disuntik," jelasnya.

Harisson menjamin keamanan dan kehalalan penggunaan Vaksin Sinovac di Indonesia. Dimana vaksin ini telah dilakukan uji klinis dibeberapa negara. Seperti di Brazil tingkat efikasi atau tingkat keampuhan Vaksin Sinovac sebesar 78 persen, kemudian di Turki 91,25 persen.

Di Indonesia sendiri, BPOM telah melakukan uji klinis di Jawa Barat, dimana efikasi mencapai 65,3 persen.Di atas dari standar WHO yaitu tingkat efikasinya 50 persen. Ini berarti vaksinasi dengan vaksin Sinovac berpotensi untuk menurunkan kemungkinan seseorang terinfeksi sebesar 63,3 persen.

Kata Harisson berdasarkan hasil rilis BPOM, setelah 14 hari pasca imunisasi Vaksin Sinovac mampu membentuk antibodi sampai 99,74. Sedangkan untuk kejadian ikutan pasca imunisasi dialami 0,1 persen dari jumlah orang dilakukan uji klinis.Terdapat tiga aspek penting yang harus dijamin sebelum penggunaan Vaksin Sinovac, yaitu aspek keamanan, bermutu dan berkhasiat.

"Dimana Vaksin Sinovac sudah memenuhi tiga aspek penting ini, salah satu lagi bahwa vaksin ini halal dan suci sesuai dengan fatwa dari MUI," lanjutnya. (iat/din/cnn)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda